Malang, pendoposatu.id – DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) melantik 1.000 pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Malang. Pelantikan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendongkrak pendapatan petani melalui penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan.
Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang H. Makhrus Sholeh menegaskan, pelantikan ini disertai pelatihan bagi pengurus PAC agar mampu mengoptimalkan potensi pertanian di wilayah masing-masing. Menurutnya, produksi pertanian Kabupaten Malang saat ini sudah sangat baik dan perlu terus ditingkatkan melalui kolaborasi antarkecamatan.
“Dengan penguatan PAC, produktivitas pertanian di tiap kecamatan diharapkan meningkat sehingga berdampak langsung pada pendapatan petani,” ujar Makhrus.
Ia menambahkan, peluang sektor pertanian semakin besar seiring berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar, khususnya protein seperti telur, ayam, dan ikan, serta sayur-sayuran dan buah-buahan.
Makhrus menilai Malang Raya memiliki potensi lengkap untuk memenuhi kebutuhan program nasional tersebut. Karena itu, ia mendorong kolaborasi antarwilayah agar keunggulan masing-masing kecamatan dapat saling menguatkan.
Pelantikan pengurus PAC HKTI juga dirangkai dengan lomba antar-PAC yang menilai kekompakan pengurus, yel-yel, serta produk unggulan pertanian tiap kecamatan. HKTI menyiapkan hadiah berupa ternak, yakni sapi untuk juara pertama dan kambing untuk juara kedua dan ketiga.
Dalam kesempatan itu, Makhrus yang juga Ketua APERSI menegaskan komitmen menjaga lahan pertanian. Ia menyebutkan bahwa sesuai ketentuan Kementerian ATR/BPN, lahan sawah basah tidak boleh dialihfungsikan untuk perumahan.
Selain penguatan kelembagaan, HKTI juga mendorong pengendalian hama ramah lingkungan dengan memanfaatkan burung hantu sebagai predator alami tikus. Program ini telah diterapkan di Kecamatan Ngantang dan akan diperluas ke wilayah lain.
HKTI Kabupaten Malang turut menyoroti sekitar 300 hektare lahan tebu yang belum dipanen dan berpotensi merugikan petani. Untuk itu, HKTI akan berkoordinasi dengan asosiasi petani tebu serta pabrik gula guna mencari solusi agar permasalahan serupa tidak terulang.
Dalam pelantikan 1000 pengurus PAC HKTI Kabupaten Malang turut dihadiri Bupati Malang H.M Sanusi, perwakilan Forkopimda, Kepala OPD dan Camat.
Penulis : nes











