Hujan Lebat Picu Longsor di Jalur Wisata Bromo via Gubukklakah, Akses Jalan Kabupaten Tertutup Total

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Tim gabungan membersihkan longsoran yang menutupi akses jalan

Ket foto. Tim gabungan membersihkan longsoran yang menutupi akses jalan

 

Malang, pendoposatu.id — Curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncokusumo sejak sore hari menyebabkan bencana tanah longsor di Jalan Raya Gubukklakah, Desa Gubukklakah, Kabupaten Malang, Kamis (8/1/2026) malam. Longsoran material tanah dari tebing setinggi sekitar 20 meter tersebut menutup total badan jalan kabupaten yang menjadi salah satu akses utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, setelah hujan turun terus-menerus sejak pukul 15.00 WIB. Material longsoran dengan ketebalan mencapai 1 hingga 1,5 meter dan panjang sekitar 10 meter menutup seluruh badan jalan di sekitar warung Lodji, sehingga arus lalu lintas menuju dan dari kawasan Bromo lumpuh total.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa hujan deras menjadi faktor utama pemicu longsor di wilayah dengan kontur tanah labil tersebut.

“Intensitas hujan yang cukup tinggi sejak sore hingga malam hari mengakibatkan tebing di sisi jalan longsor dan menutup total jalan kabupaten menuju wisata Gunung Bromo. Tebing yang longsor tingginya sekitar 20 meter dengan panjang kurang lebih 10 meter,” ujar Sadono saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026) pagi.

Meski akses jalan tertutup sepenuhnya, BPBD Kabupaten Malang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun demikian, gangguan mobilitas warga dan aktivitas wisata menjadi dampak utama yang dirasakan akibat tertutupnya jalur strategis tersebut.

Sejak malam kejadian, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat. Penanganan awal dilakukan secara manual melalui kegiatan karya bakti dengan menggunakan peralatan sederhana seperti sekop dan cangkul, sembari menunggu kedatangan alat berat.

“Untuk kebutuhan mendesak, alat manual sudah terpenuhi dan saat ini alat berat berupa ekskavator atau loader sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk mempercepat proses pembersihan material longsor,” jelas Sadono.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru dalam Kasus Pengeroyokan Pesilat di Malang

Selain penanganan fisik, BPBD juga menyalurkan dukungan logistik kepada petugas dan relawan di lapangan, berupa tiga dus air mineral, tiga dus makanan siap saji, tiga dus tambahan gizi, serta terpal untuk kebutuhan darurat.

Penanganan longsor melibatkan unsur lintas sektor, antara lain BPBD Kabupaten Malang, Dinas Bina Marga, Forkopimcam Poncokusumo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polisi Hutan,

Pemerintah Desa Gubukklakah, Pos Lapangan Tumpang, PMI Kabupaten Malang, Tagana Poncokusumo, Paguyuban Jeep Bromo Tengger Semeru, Balakarcana, relawan, hingga masyarakat setempat serta pihak swasta.

Hingga Jumat (9/1/2026) pagi pukul 08.20 WIB, proses penanganan longsor masih berlangsung dengan kombinasi kerja manual dan alat berat. Pendataan kerugian akibat kejadian tersebut masih terus dilakukan, sementara BPBD mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada mengingat potensi hujan susulan masih dapat terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalur menuju Bromo, untuk sementara waktu menghindari lokasi hingga proses pembersihan selesai dan kondisi benar-benar aman,. Untuk sementara hanya kendaraan roda dua saja yang melewati jalur tersebut,” pungkas Sadono.

BPBD Kabupaten Malang memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi apabila terdapat perkembangan terbaru terkait penanganan dan pembukaan kembali akses jalan tersebut.

Penulis : nes

Berita Terkait

44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang
Seleksi JPT Pratama Pemkab Malang Disinyalir Sekadar Formalitas, Pendaftar Minim hingga Nama “Pemenang” Sudah Beredar
Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor
Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026
Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial
Bupati Malang Tegaskan Penguatan Sekolah Unggulan, SMPN 1 Bululawang Dinilai Berprestasi namun Masih Kekurangan Sarana
Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026
Pelayanan Dispendukcapil Pasuruan Disorot, Urus KTP Anak Warga Bangil Mandek Lebih dari Sebulan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:48 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Tidak Merata, Ketua DPRD Pasuruan Soroti Pelaksanaan MBG yang Pilih-Pilih

Rabu, 28 Januari 2026 - 04:15 WIB

Polres Pasuruan Bongkar 25 Kasus Narkotika Januari 2026, Amankan 46 Tersangka dan 5 Kilogram Lebih Sabu

Jumat, 19 September 2025 - 07:58 WIB

DPRD Pasuruan Abaikan Aspirasi Publik, LSM Ampuh Nusantara Ancam Pengerahan Massa

Kamis, 18 September 2025 - 16:01 WIB

Upacara Khidmat Hari Jadi Pasuruan ke-1096 Jadi Momentum Kebangkitan Daerah

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:02 WIB

Doa Bersama untuk Kedamaian Negeri, AJPB Pasuruan Ajak Masyarakat Bersatu

Rabu, 20 Agustus 2025 - 21:00 WIB

Kapolres Pasuruan Tinjau TKP Ledakan Rumah di Pasrepan

Minggu, 10 Agustus 2025 - 19:58 WIB

Polres Pasuruan Gelar Pasar Murah Serentak di 17 Polsek

Minggu, 10 Agustus 2025 - 09:49 WIB

Merah Putih Berkibar di Mapolres Pasuruan Sambut HUT ke-80 RI

Berita Terbaru

Ket foto. Pidato Kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto pada satu abad lahirnya NU di Stadion Gajayana Kota Malang

Tajuk

NU Satu Abad, Prabowo dan Ujian Persatuan Bangsa

Minggu, 8 Feb 2026 - 16:14 WIB