Malang, pendoposatu.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam membangun generasi muda yang berkarakter terus diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja dan Pernikahan Dini yang dirangkai dengan Pembinaan Kepala SMP Swasta se-Kabupaten Malang.
Kegiatan strategis tersebut digelar di Aula Yamatin SMP An-Nur Bululawang, Kamis (18/12/2025), dan diikuti hampir seluruh pimpinan SMP swasta di wilayah Kabupaten Malang, dan dibuka langsung ol h Bupati Malang H.M Sanusi.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pembentukan karakter peserta didik.
Tidak hanya bertanggung jawab pada capaian akademik, kepala sekolah juga dituntut mampu membangun lingkungan pendidikan yang aman, religius, dan berorientasi pada nilai-nilai moral.
Sebagai tuan rumah, Kepala SMP An-Nur Bululawang, H. Nur Kholis, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi lokasi kegiatan berskala kabupaten tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat penting sebagai penguatan visi dan misi pendidikan karakter di sekolah swasta.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat. Kehadiran Bapak Bupati Malang dan Kepala Dinas Pendidikan menjadi motivasi besar bagi kami. Hampir 98 persen kepala SMP swasta se-Kabupaten Malang hadir dan mengikuti pembinaan ini,” ujar Nur Kholis saat ditemui usai acara.
Ia juga mengungkapkan bahwa SMP An-Nur Bululawang saat ini membina sekitar 3.000 siswa, sehingga tantangan dalam menjaga kualitas pendidikan dan karakter peserta didik menjadi tanggung jawab besar seluruh civitas sekolah.
“Dengan jumlah siswa yang cukup besar, kami terus berupaya membangun sistem pendidikan yang seimbang antara prestasi akademik dan pembentukan akhlak. Melalui pembinaan ini, kami berharap kualitas pendidikan di SMP swasta, khususnya SMP An-Nur, semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi yang unggul, sholeh, dan sholehah sesuai harapan Bupati Malang,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta aparat keamanan. Kolaborasi tersebut dinilai krusial untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif sekaligus melindungi generasi muda Kabupaten Malang dari berbagai persoalan sosial yang mengancam masa depan mereka.
Acara ini menjadi ruang konsolidasi penting bagi para kepala sekolah dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan modern, mulai dari meningkatnya kasus kenakalan remaja, pernikahan usia dini, hingga ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, unsur TNI-Polri, serta jajaran kepala sekolah SMP swasta yang menunjukkan antusiasme tinggi.
Penulis : nes











