UM Tegaskan Penguatan Fondasi Sekolah Unggul Kabupaten Malang

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ketua LPPP Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Dr. Handika, M.Pd, saat diwawancara awak media

Ket foto. Ketua LPPP Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Dr. Handika, M.Pd, saat diwawancara awak media

Malang, pendoposatu.id – Program Sekolah Unggulan di Kabupaten Malang memasuki tahap evaluasi akhir. Ketua LPPP Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Dr. Hardika, M.Pd, menegaskan bahwa penguatan karakter akademik dan sistem manajemen sekolah menjadi fondasi utama dalam pengembangan sekolah unggul. Hal itu disampaikannya pada Workshop Evaluasi dan Refleksi Program Sekolah Unggulan di El Hotel Karangploso, Selasa (9/12/2025).

“Penguatan ini menyasar karakteristik akademis dan karakter sekolah unggul secara utuh. Ibarat membangun rumah, kita sedang memperkuat fondasinya,” ujar Prof. Handika.

Workshop tersebut menjadi media evaluasi atas 11 item penguatan yang diterapkan pada 7 SD dan 10 SMP peserta program. UM juga melakukan pendampingan lapangan untuk menilai tingkat pemahaman guru, kepala sekolah, serta tenaga pendidik mengenai konsep sekolah unggul.

“Instrumen evaluasi yang kami gunakan mengukur pemahaman menyeluruh dari seluruh peserta. Hasilnya beragam. Untuk materi Renstra, misalnya, ada sekolah yang mencapai skor 88 dan 90,” jelasnya.

Menurut Prof. Handika, Renstra (Rencana Strategis) merupakan materi dasar yang menjadi pedoman seluruh program sekolah unggul.

“Renstra itu landasan kerja. Pak Kadis menyebutnya kompas. Semua program harus merujuk ke sana untuk jangka 4–5 tahun ke depan,” tegasnya.

UM bersama Pemerintah Kabupaten Malang akan menyusun rencana tindak lanjut untuk penguatan lanjutan pada 2026. Beberapa materi, seperti pemahaman karakter sekolah unggul, peran guru, kepemimpinan kepala sekolah, serta budaya belajar siswa, dinilai masih membutuhkan pendalaman.

Evaluasi ini juga disiapkan sebagai laporan resmi kepada Bupati Malang dan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

“Evaluasi ini bagian dari laporan kepada pemerintah daerah sebagai otoritas program,” tambahnya.

Terkait kendala, Prof. Handika menyebut perubahan pola pikir sebagai tantangan terbesar.

Baca Juga :  Pertahankan Kondusifitas Wilayah, Polresta Malang Kota Gencarkan Patroli KRYD dan siagakan Personel POH

“Sekolah unggulan merupakan mindset baru. Ini menyangkut karakter guru, kepala sekolah, dan siswa. Butuh pembiasaan. Mulai dari hadir tepat waktu, kelas tidak boleh kosong, hingga persiapan materi yang lebih disiplin,” katanya.

Meski perubahan tidak dapat dilihat secara instan, UM tetap optimistis. “Kami optimis. UM juga bisa melakukan pemantauan lanjutan melalui program pengabdian masyarakat, termasuk pendampingan parsial di sekolah-sekolah tertentu,” tutup Prof. Handika.

Penulis : nes

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB