Polres Malang Selidiki Kasus Pengerusakan 22 Makam di Desa Bantur, Warga Diminta Tetap Tenang

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Personel Kepolisian Resor Malang saat melakukan olah TKP di pemakaman umum Kecamatan Bantur

Ket foto. Personel Kepolisian Resor Malang saat melakukan olah TKP di pemakaman umum Kecamatan Bantur

 

Malamg, pendooposatu.id – Warga Dusun Bantur Timur, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, digemparkan oleh temuan puluhan makam yang diduga dirusak orang tak dikenal. Kepolisian Resor (Polres) Malang kini tengah mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi tidak terpuji itu.

Kasus ini pertama kali terungkap setelah warga melaporkan kondisi makam yang tidak lagi utuh di area pemakaman umum desa setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Bantur bersama Unit Reskrim Polsek dan Satreskrim Polres Malang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dari hasil pendataan awal, sedikitnya 22 makam ditemukan dalam kondisi rusak. Polisi juga telah mengamankan beberapa barang bukti yang dapat membantu proses penyelidikan.

“Benar, petugas sudah mendatangi lokasi dan mendata semua makam yang rusak. Tim juga telah meminta keterangan dari beberapa saksi untuk memperjelas kronologi kejadian,” ujar AKP Bambang, Jumat (31/10/2025).

Ia menjelaskan, hingga saat ini penyelidikan masih terus berlanjut untuk mencari tahu siapa pelaku serta motif di balik tindakan tersebut. Petugas juga mendokumentasikan seluruh kondisi makam yang rusak sebagai bahan bukti penyelidikan.

“Kami masih mengumpulkan informasi di lapangan. Penyelidikan dilakukan secara mendalam untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas perusakan ini,” tegasnya.

AKP Bambang menegaskan bahwa Polres Malang berkomitmen menangani kasus ini secara serius dan transparan, serta memastikan situasi di wilayah Bantur tetap kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan tetap tenang. Percayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” tutupnya.

Peristiwa pengerusakan makam ini menjadi perhatian publik lantaran menyangkut nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap tempat pemakaman. Polisi berharap kerja sama masyarakat dapat membantu mengungkap pelaku dengan cepat. (hms-resma)

Baca Juga :  Data Sensitif Terancam? Oknum Disnaker Nekat Foto Kartu Pers Wartawan Saat Jalankan Tugas

Penulis : nes

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB