DPRD Kabupaten Malang Tegaskan Komitmen Menuju “Zero Anak Tidak Sekolah” 

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Malang Zia Ulhaq saat diwawancara awak media

Ket foto. Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Malang Zia Ulhaq saat diwawancara awak media

 

Malang, pendoposatu.id – DPRD Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk mewujudkan target ambisius “Zero Anak Tidak Sekolah (ATS)” secara bertahap, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi Partai Gerindra, Zia Ulhaq, memastikan bahwa isu ATS telah menjadi perhatian serius dan bahkan sudah dianggarkan dalam APBD tahun 2025.

“Masalah ATS ini sudah menjadi atensi DPRD. Tahun 2025 sudah kami alokasikan anggaran, dan hari ini juga telah disalurkan kepada sekitar 400 penerima melalui bidang yang menangani warga belajar non-formal,” ujar Zia Ulhaq saat ditemui usai workshop Anak Tidak Sekolah di Hotel Rayz, Selasa (21/10/2025).

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya bersama antara DPRD dan Pemkab Malang untuk menekan angka anak tidak sekolah sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat di semua jenjang.

Zia menjelaskan, meskipun target “Zero ATS” sudah dicanangkan, tantangan di lapangan masih cukup besar, terutama terkait pendanaan bagi peserta didik dewasa yang berusia di atas 25 tahun.

“Bagi anak usia produktif sampai 24 tahun itu masih tanggung jawab pemerintah pusat. Tapi untuk usia 25 tahun ke atas, tanggung jawabnya ada di pemerintah daerah, dan bisa kita biayai melalui APBD,” terang Zia.

Ia mencontohkan kebutuhan anggaran yang tidak sedikit untuk mendukung program tersebut.

“Kalau setiap peserta didik membutuhkan biaya sekitar Rp2 juta hingga lulus, dengan asumsi ada 3.000 peserta ATS, berarti Pemkab harus menyiapkan sekitar Rp6 miliar per tahun. Dan berapa pun anggarannya, selama untuk kepentingan rakyat dan pendidikan, DPRD pasti akan mendukung,” tegas Zia.

Selain fokus pada anggaran, Zia juga menyoroti pentingnya sistem pendidikan kesetaraan yang transparan dan benar-benar mendidik. Ia menolak praktik perolehan ijazah instan tanpa proses belajar yang sesungguhnya.

Baca Juga :  Ayo Mondok' Jadi Ikhtiar Merawat Tradisi dan Masa Depan Bangsa, PPAI Salafiyah Darun Najah Rawat Pendidikan Pesantren Berbasis Zaman

“Sekarang tidak bisa lagi ada ijazah instan. Semua peserta harus benar-benar belajar dan hadir di PKBM agar mendapat ijazah Paket A, B, atau C secara sah,” tegasnya.

Zia berharap, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Malang dan DPRD dapat mempercepat terwujudnya Malang sebagai daerah bebas Anak Tidak Sekolah. Program ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi yang lebih cerdas, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

“Kami ingin memastikan, tidak ada lagi anak di Kabupaten Malang yang kehilangan haknya untuk belajar. Pendidikan adalah investasi masa depan bangsa, dan itu tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Penulis : nes

Sumber Berita : liputan

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pasca Insiden Pengerusakan Mapolsek Sukorejo Oleh Kelompok Massa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Miris! Seorang Pria Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Parade Sound Horeg Gambiran STOP Jam 10 Malam Wajib Berhenti

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Beri Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Akibat Gagal Mendahului Mobil MBG Seruduk Truk Fuso

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Malang Pastikan Kawasan Jemplang Aman Dihari Ke Tujuh Karhutla

Berita Terbaru

Rumah warga daerah pesisir pantai Sidem yang terkena banjir rob (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Daerah

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:12 WIB

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka foto bersama dengan 34 anggota Pramuka sebelum berangkat ke bumi perkemahan Cibubur (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:48 WIB