Wisata Kuliner Kampung Templek Pesona Tingkatkan UMKM

- Redaksi

Senin, 7 Oktober 2024 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.ID, Kota Malang – Sejumlah 37 stand berjajar di sepanjang Jalan Selorejo wilayah RW 15 Kelurahan Lowokwaru Kecamatan Lowokwaru Kota Malang untuk menggelar makanan dan minuman mulai dari kudapan tradisional hingga milenial.

Area ini diresmikan menjadi rintisan wisata bernama Wisata Kuliner Kampung Templek yang bertujuan untuk meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bagi para pelaku usaha di wilayah Kelurahan Lowokwaru.

Hari Novianto selaku penggagas menyampaikan bahwa tujuan dilahirkannya Wisata Kuliner Kampung Templek untuk meningkatkan UMKM di wilayah Kelurahan Lowokwaru.

“Tujuan lain adalah ini untuk menjadikan wilayah Kelurahan Lowokwaru khususnya di RW 15 menjadi wisata kuliner,” ungkap Hari saat ditemui Pendoposatu.id di sela-sela peresmian Wisata Kuliner Kampung Templek

Ia pun membeberkan jika ide ini berawal dari Kampung Templek Tempo Doeloe yang menjual makanan jadul (jadul) dan hanya diselenggarakan selama sepekan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.

Ternyata, animo pengunjung cukup tinggi dan banyak sekali manfaat yang dihasilkan yakni pendapatan warga sekitar selaku pelaku usaha meningkat.

“Akhirnya, kami beranikan membranding Wisata Kuliner Kampung Templek, agar keberadaannya dapat membantu perekonomian keluarga,” tuturnya.

Hari pun tidak memungut biaya dari stand-stand yang digelar. “Di sini, tidak ada profit orientied, kami hanya memberikan rangsangan kepada warga yang punya usaha untuk turut serta menggeliatkan UMKM di wilayah Kelurahan Lowokwaru ini,” tuturnya.

Ke depan, pihaknya akan membentuk paguyuban untuk mempermudah koordinasi dan akan mendaftarkan para pelaku usaha ini untuk memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha).

Ditegaskannya, meskipun pihaknya tidak menerapkan aturan yang kaku namun Ia mengatakan bahwa tetap ada aturan mainnya. Yakni setiap pelaku usaha yang akan keluar tetap harus izin,” jelas Hari.

Baca Juga :  PDI-P Kota Malang Buka Pendaftaran Bacawali, Imam Supandi, M.Karis Dan Ardiyansyah Reza Langsung Daftar

Kemudian, untuk hasil produksi diwajibkan tidak sama untuk meminimalisir persaingan.

“Intinya setiap pelaku usaha untuk menjual produk yang berbeda. Di sebelah selatan untuk lapak makanan jadul dan yang milenial di sebelah barat. Kami berharap event ini tidak hanya anget-anget tahi ayam atau gebyar di saat pembukaan saja,” jelas Hari.

Apresiasi datang dari pihak Kecamatan Lowokwaru yang diwakili Sekretaris Kecamatan Lowokwaru Baihaqi.

Ia mendukung lantaran Wisata Kuliner Kampung Templek dapat memberikan atmosfer baru bagi perekonomian di Kelurahan Lowokwaru.

“Semoga UMKM nya dapat mengangkat perekonomian dan bisa naik kelas bisa jadi mikro menjadi kecil,” tutur Baihaqi.

Ia pun menyarankan agar para pelaku usaha didaftarkan NIB nya.

“Branding-nya, pemasarannya bagaimana dan kami mengapresiasi gelaran ini semoga bisa sukses,” tandas Baihaqi.

Penulis : Yani

Editor : Dadang D

Berita Terkait

Jelang Seabad NU, Kota Malang Tunjukkan Toleransi Nyata Antar Umat Beragama
Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polresta Malang Kota Perketat Ramp Check Bus dan Angkutan Umum
Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis
Hari PMI 2025: The Alana Hotel Malang Gelar Donor Darah, Jumlah Peserta Membludak
APBD Kota Malang Susut, DPRD Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada Dana Transfer
DPRD Kota Malang Apresiasi Semangat Warga Kota Lama dalam Gelar Karnaval Budaya
Fokus Pendidikan dan Revitalisasi Pasar Besar, DPRD Kota Malang Bahas Perubahan APBD 2025
Piala Wali Kota Malang 2025: Equestrian Jadi Wajah Baru Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:23 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Pemkab Malang 2026: 25 ASN Daftar, 11 Gugur Administrasi, 14 Lolos ke Tahap Asesmen Jatim

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:46 WIB

Sekolah Unggulan Disorot, Merger SDN Tak Terhindarkan: DPRD Malang Ungkap Akar Masalah Pendidikan

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:17 WIB

Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak

Senin, 9 Februari 2026 - 18:43 WIB

44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang

Senin, 9 Februari 2026 - 15:09 WIB

Seleksi JPT Pratama Pemkab Malang Disinyalir Sekadar Formalitas, Pendaftar Minim hingga Nama “Pemenang” Sudah Beredar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:31 WIB

Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:56 WIB

Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:01 WIB

Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial

Berita Terbaru

Ket foto. Akses jalan depan Balai desa Purwoasri Kecamatan Singosari yang terendam air

Kabupaten Malang

Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak

Kamis, 12 Feb 2026 - 09:17 WIB