Pengerjaan Ruas Jalan Strategis DPUBM Kabupaten Malang Kolaborasi Gunakan APBN Dan APBD

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pembangunan ruas jalan malang selatan (Foto: bgs pendoposatu.id)

Ilustrasi Pembangunan ruas jalan malang selatan (Foto: bgs pendoposatu.id)

Spread the love

MALANG, pendoposatu.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) terus memperkuat konektivitas wilayah Malang selatan dengan mengusulkan dukungan anggaran ke pemerintah pusat untuk menangani sejumlah ruas jalan strategis. DPUBM Kabupaten Malang mengajukan tiga usulan peningkatan ruas jalan strategis dengan total kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp.125 miliar di tahun 2026 ini.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, S.T., M.T., mengatakan tiga usulan tersebut mencakup ruas jalan Kepanjen-Pagak, Kalipare-Donomulyo, serta akses menuju Pujiharjo hingga terhubung dengan Jalan Nasional. “Kami mengajukan ke pemerintah pusat ada tiga ruas jalan strategis, mulai ruas jalan Kepanjen-Pagak, Kalipare-Donomulyo, dan ke arah Pujiharjo. Sedangkan untuk total usulannya sekitar Rp.125 miliar,” ujar Khairul, Selasa (8 September 2026) saat dikonfirmasi via telpon.

Dari sejumlah usulan tersebut, DPUBM berharap ruas jalan Kepanjen-Pagak dapat memperoleh alokasi sekitar Rp.25 miliar, yang bisa diambil melalui anggaran skema Inpres Jalan Daerah (IJD). Anggaran tersebut akan diarahkan untuk melanjutkan penanganan ruas jalan mulai dari STA 3+100 hingga STA 11.

Oong sapaan akrabnya menambahkan bahwa, ruas tersebut memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu jalur penghubung menuju kawasan wilayah selatan Kabupaten Malang. Saat ini, penanganan jalan hingga STA 3+100 telah dilakukan, sehingga dukungan anggaran dari pemerintah pusat diharapkan dapat memperpanjang pekerjaan hingga STA 11.

“Kalau bisa sampai STA 11, tentu sangat bagus karena akan nyambung dengan ruas jalan yang sekarang sudah kita kerjakan dengan cara hotmix. Kalau belum sampai sana, kita akan kolaborasikan dengan APBD,” jelasnya.

Menurut Oong, strategi tersebut diperlukan agar pembangunan infrastruktur pembangunan jalan tidak berhenti hanya karena keterbatasan alokasi anggaran dana dari pemerintah pusat. Jika dukungan APBN belum mampu membiayai seluruh kebutuhan pelaksanaan hingga STA 11, maka Pemkab Malang akan melanjutkan penanganannya secara bertahap melalui anggaran APBD.

“Jadi ada kolaborasi antara APBN dan APBD, kalau tahun ini belum sampai, ya tahun depan baru kita ajukan lagi kelanjutannya atau bisa kita kolaborasikan dengan anggaran APBD yang sudah ada” tegasnya.

Oong menyebutkan penguatan ruas jalan di kawasan Malang selatan menjadi bagian dari strategi Pemkab Malang untuk menuntaskan sejumlah jalan poros utama menuju Jalur Lintas Selatan (JLS). Menurutnya, terdapat empat poros jalan yang penting untuk menjadi perhatian, mulai poros ruas jalan Kepanjen-Pagak, Kalipare-Donomulyo, poros ruas jalan menuju Pujiharjo, serta ruas jalan Druju-Sendangbiru yang merupakan akses jalan provinsi. “Jalan poros ini penting karena ada empat poros menuju JLS yang harus kita kejar. Kita ingin poros-poros ini clear dan selesai,” ujarnya.

Sedangkan untuk ruas jalan Kalipare-Donomulyo, DPUBM sebelumnya mengusulkan anggaran sekitar Rp.60 miliar. Namun, Oong menyebut pihaknya tetap akan memaksimalkan peluang mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, meskipun besaran yang nantinya akan disetujui belum dapat dipastikan.

Sementara untuk akses menuju Pujiharjo, usulan yang diajukan berada di kisaran Rp.10 miliar. Ruas jalan ini dinilai penting karena menjadi salah satu akses menuju kawasan Malang selatan sekaligus mendukung konektivitas dengan JLS. Selain tiga ruas yang diajukan melalui dukungan pemerintah pusat ini, DPUBM Kabupaten Malang juga tengah menangani ruas jalan Druju-Sendangbiru.

Khairul menyampaikan, pemerintah daerah (Pemda) berupaya mendapatkan kembali dukungan dari Kementerian untuk penanganan ruas jalan tersebut sepanjang kurang lebih 8 kilometer. “Druju-Sendangbiru insyaallah kita dapat bantuan dari kementerian lagi, panjangnya sekitar 8 kilometer,” katanya.

Ia menjelaskan, pekerjaan pada sejumlah titik tersebut yang sebelumnya telah mengalami kerusakan, termasuk akibat longsor, akan terus dilakukan. Titik yang sudah memiliki lapisan aspal maupun yang belum secara bertahap segera ditangani. Jika rangkaian pekerjaan tersebut dapat dituntaskan, konektivitas jalur selatan Kabupaten Malang akan semakin kuat. Terlebih, ruas jalan Gondanglegi-Balekambang juga tengah dalam proses penanganan dan menjadi salah satu poros ruas jalan strategis menuju kawasan JLS.

“Kalau ini terselesaikan, bagian barat bisa tuntas. Tinggal ruas jalan Gondanglegi-Balekambang yang sudah terjaga. Untuk pembangunan ruas-ruas tersebut tidak hanya berorientasi pada perbaikan badan jalan, tetapi juga memastikan konektivitas antar kawasan hingga menuju JLS benar-benar tersambung” ungkapnya.

Untuk ruas jalan Kepanjen-Pagak, misalnya, apabila alokasi IJD yang diharapkan sekitar Rp.25 miliar belum mampu menjangkau STA 11, maka Pemkab Malang akan menerima alokasi sesuai kemampuan anggaran terlebih dahulu dan akan melanjutkan kekurangannya pada tahun berikutnya.

“Kalau misalnya disetujui sampai STA 8, tidak apa-apa. Kita terima dulu, nanti tahun 2027 kita ajukan lagi untuk kelanjutannya,” tutupnya.(Dir)

Berita Terkait

Tantang Hukum 2 Negara! Alisha Wan Akui First Uploader Viralkan PT BGS
Wagub Jatim Ikuti Peringatan HUT ke-25 Demokrat Dan Konsolidasi Kader Blitar
Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah, Sembako Dijual Mulai Dari Rp.5 Ribuan
KSP Puas Awasi MBG Kabupaten Malang, 1.000 Alat Test Food Disiapkan Cegah Keracunan
Bakorwil Malang Berikan Penghargaan Polres Malang, Apresiasi Respons Cepat Ungkap Penipuan Mengatasnamakan Pemprov Jatim
Warga Sambut Antusias Perbaikan Dua Ruas Jalan Desa Kecamatan Sumberpucung 
Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Khofifah Kunker Di Kabupaten Blitar
Inspektorat Pastikan Belum Terima Laporan Dugaan Kejadian Abnormal Ajudan Bupati Malang

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:03 WIB

Tantang Hukum 2 Negara! Alisha Wan Akui First Uploader Viralkan PT BGS

Selasa, 8 September 2026 - 15:58 WIB

Pengerjaan Ruas Jalan Strategis DPUBM Kabupaten Malang Kolaborasi Gunakan APBN Dan APBD

Selasa, 8 September 2026 - 15:22 WIB

Wagub Jatim Ikuti Peringatan HUT ke-25 Demokrat Dan Konsolidasi Kader Blitar

Selasa, 8 September 2026 - 14:53 WIB

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah, Sembako Dijual Mulai Dari Rp.5 Ribuan

Senin, 7 September 2026 - 21:06 WIB

KSP Puas Awasi MBG Kabupaten Malang, 1.000 Alat Test Food Disiapkan Cegah Keracunan

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIB

Warga Sambut Antusias Perbaikan Dua Ruas Jalan Desa Kecamatan Sumberpucung 

Minggu, 6 September 2026 - 18:00 WIB

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Khofifah Kunker Di Kabupaten Blitar

Sabtu, 5 September 2026 - 14:01 WIB

Inspektorat Pastikan Belum Terima Laporan Dugaan Kejadian Abnormal Ajudan Bupati Malang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page