Warga Padati Bersih Desa Kalisongo 2026, Wayang Kulit Jadi Penggerak Wisata Budaya dan Ekonomi Lokal

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Gunungan Wayang Kulit Diserahkan Panitia Acara Ke Kepala Desa Kalisongo Bersama Wabup Malang, Hj Lathifah Shohib Tanda Dimulainya Pagelaran (Foto: Seno Pendoposatu)

Penyerahan Gunungan Wayang Kulit Diserahkan Panitia Acara Ke Kepala Desa Kalisongo Bersama Wabup Malang, Hj Lathifah Shohib Tanda Dimulainya Pagelaran (Foto: Seno Pendoposatu)

Spread the love

 

MALANG, pendoposatu.id – Pagelaran wayang kulit yang menjadi puncak peringatan Bersih Desa Kalisongo 2026 berhasil menyedot ribuan warga di Pendopo Agung Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (12 Juli 2026) malam. Tradisi tahunan bertema “Bhumi Endah Tuwuning Kalisangha 2026” itu tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga diharapkan mampu mengangkat potensi wisata budaya dan perekonomian masyarakat setempat.

Ribuan warga memenuhi area pendopo untuk menyaksikan penampilan dalang Ki Dyan Permana Putra yang membawakan lakon “Wahyu Purbo Sejati”, dengan penampilan bintang tamu Cak Percil dan sinden Proborini, yang semakin memeriahkan suasana.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Camat Dau, para kepala desa se-Kecamatan Dau, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

Kepala Desa Kalisongo, Siswanto, mengatakan Bersih Desa merupakan agenda tahunan yang memiliki makna lebih dari sekadar hiburan. Tradisi tersebut menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Bersih Desa. Kami berharap tradisi ini terus diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai budaya, gotong royong, dan kebersamaan tetap terjaga. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang, seluruh panitia, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini,” ujar Siswanto.

Menurutnya, pagelaran budaya juga berpotensi menjadi magnet wisata yang mampu memperkenalkan Desa Kalisongo kepada masyarakat luas. Kehadiran ribuan pengunjung dinilai memberi dampak positif bagi pelaku UMKM dan aktivitas ekonomi warga selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Desa Kalisongo yang terus mempertahankan tradisi Bersih Desa sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Kalisongo dan seluruh masyarakat yang terus melestarikan budaya melalui kegiatan Bersih Desa dan pagelaran wayang kulit ini. Tradisi seperti ini harus terus dijaga karena menjadi warisan budaya yang sangat berharga,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat terus menjaga persatuan serta mendukung program pembangunan di Kabupaten Malang agar kemajuan daerah berjalan seiring dengan pelestarian budaya lokal.

Tradisi Bersih Desa Kalisongo sendiri merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil, keselamatan, dan keberkahan yang diterima selama setahun terakhir. Selain memiliki nilai spiritual, kegiatan tersebut menjadi ruang memperkuat silaturahmi sekaligus menegaskan bahwa budaya lokal tetap memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat modern.

Melalui penyelenggaraan Bersih Desa Kalisongo 2026, pemerintah desa berharap tradisi leluhur tetap lestari, menjadi kebanggaan generasi muda, sekaligus berkembang sebagai destinasi wisata budaya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Malang.(Nes)

Penulis : nes

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bakorwil Malang Dorong Perpustakaan Naik Kelas Berbasis INLIS Lite 3.3
Rampungkan Struktur Ranting PDIP Kota Malang Beri Panggung Gen Z Jadi Subjek Perubahan
DPRD Malang Desak Pembenahan JKN, 33 Persen Warga Belum Terlindungi Secara Aktif
Komisi I DPRD Kabupaten Malang Desak Roadmap Atasi Krisis 3.179 ASN
Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?
Fokus Kompetensi Dan Kolaborasi, Malang Migrant Center Ubah Paradigma Pekerja Migran Indonesia
Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong
Kavacha Attorneys at Law Hadir di Brawijaya Jurist Career Expo 2026, Buka Ruang bagi Generasi Baru Profesi Hukum

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Bakorwil Malang Dorong Perpustakaan Naik Kelas Berbasis INLIS Lite 3.3

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Rampungkan Struktur Ranting PDIP Kota Malang Beri Panggung Gen Z Jadi Subjek Perubahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:09 WIB

DPRD Malang Desak Pembenahan JKN, 33 Persen Warga Belum Terlindungi Secara Aktif

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Malang Desak Roadmap Atasi Krisis 3.179 ASN

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Damkar Pasuruan Evakuasi Ular Piton di Warkop Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Kavacha Attorneys at Law Hadir di Brawijaya Jurist Career Expo 2026, Buka Ruang bagi Generasi Baru Profesi Hukum

Berita Terbaru

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza (Foto: bgs pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

Komisi I DPRD Kabupaten Malang Desak Roadmap Atasi Krisis 3.179 ASN

Kamis, 27 Agu 2026 - 14:02 WIB