Malang, pendoposatu.id – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (28/3/2026) siang, menyebabkan dua pohon jati tumbang dan berdampak pada bangunan milik warga. Kejadian tersebut terjadi di dua titik berbeda dan sempat mengganggu jaringan listrik di sekitar lokasi.
Peristiwa akibat cuaca ekstrem tersebut terjadi di Desa Karangnongko (Flamboyan Jiwo) RT 12 RW 03 serta di Jalan Panji Pulang Jiwo RT 08 RW 01, Sutojayan. Pohon yang tumbang menimpa bagian atap rumah kos dan warung milik warga. Meski sempat menimbulkan kerusakan ringan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyampaikan bahwa pihaknya segera merespons laporan warga dengan mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan penanganan di lapangan.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang menyebabkan dua pohon jati tumbang dan mengenai bangunan serta kabel listrik,” ujar Sadono Irawan.
Di Desa Karangnongko, pohon jati berdiameter sekitar 30 sentimeter dengan tinggi kurang lebih 12 meter tumbang menimpa atap rumah kos berisi lima kamar milik warga. Sementara di Jalan Panji Pulang Jiwo, pohon jati berdiameter sekitar 20 sentimeter dengan tinggi sekitar 8 meter menimpa bagian samping warung milik warga.
BPBD Kabupaten Malang bersama unsur terkait segera melakukan pemotongan dan pembersihan pohon menggunakan peralatan chainsaw agar akses jalan dapat kembali normal.
“Penanganan selesai sekitar pukul 15.20 WIB dan jalur yang sempat terdampak sudah bisa dilalui kembali. Tidak ada korban jiwa dan kerusakan yang terjadi relatif ringan,” tegasnya.
Saat ini, perbaikan bangunan dilakukan secara mandiri oleh pemilik, sedangkan perbaikan jaringan listrik masih dalam penanganan pihak PLN. Penanganan kejadian melibatkan BPBD Kabupaten Malang, Forkopimcam Pakisaji, PMI Kabupaten Malang, PLN, relawan, serta masyarakat sekitar.
BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang dan berisiko menyebabkan pohon tumbang.
Penulis : nes











