Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Sekretaris Daerah kabupaten Malang yang juga menjabat Ketua Panitia Seleksi JTP Pratama

Ket foto. Sekretaris Daerah kabupaten Malang yang juga menjabat Ketua Panitia Seleksi JTP Pratama

 

Malang, pendoposatu.id – Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang kembali menjadi sorotan. Di tengah isu intervensi dan titipan jabatan, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPTP, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si, angkat bicara dan menegaskan bahwa proses berjalan sesuai aturan dan tidak dapat diintervensi pihak mana pun.

Seleksi yang meliputi tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis—Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Pasar, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH)—kini memasuki tahapan lanjutan. Keterangan itu disampaikan Budiar di sela agenda di El Hotel Karangploso, Rabu (11/2/2026).

“Kita ini berada di era keterbukaan publik. Semua harus mengikuti mekanisme yang berlaku. Tidak ada keputusan di luar prosedur dan tidak ada dasar administrasi di luar aturan,” tegas Budiar.

Pernyataan itu sekaligus merespons kabar yang beredar soal dugaan adanya kandidat “titipan” maupun intervensi kekuasaan dalam proses seleksi. Ia membantah keras tudingan tersebut.

“Tidak ada titipan, tidak ada intervensi. Isu-isu yang berkembang, termasuk isu camat, itu tidak benar,” ujarnya lugas.

Ketika disinggung mengenai hak prerogatif Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang berwenang menentukan pejabat definitif, Budiar menekankan bahwa kewenangan itu tetap berpijak pada hasil seleksi.

“Saya Ketua Tim Pansel. Selama saya menjabat, hal-hal seperti itu tidak terjadi. Semua berbasis hasil dan nilai,” katanya.

Menurut Budiar, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Peserta yang mendaftar telah melewati verifikasi administrasi dan kini menjalani uji kompetensi, tes kesehatan, serta tes kejiwaan.

Tes psikologi menjadi salah satu instrumen paling krusial. Ratusan soal disusun dengan pola pengulangan untuk menguji konsistensi dan stabilitas emosi peserta.

Baca Juga :  Panen Kejujuran, Inovasi Camat Pakisaji Tanamkan Integritas Lewat Ketahanan Pangan dan UMKM

“Pertanyaannya bisa muncul lagi di nomor berbeda. Itu untuk melihat konsistensi jawaban dan kestabilan psikologis,” jelasnya.

Penilaian akhir dituangkan dalam bentuk angka dan grade. Penunjukan pejabat, kata dia, tidak mungkin dilakukan sebelum seluruh tahapan dan rekapitulasi nilai selesai.

“Tidak dimungkinkan ada penunjukan tanpa dasar nilai hasil seleksi. Semua ada parameternya,” tandasnya.

Untuk menjaga independensi, seleksi melibatkan unsur akademisi dari Universitas Brawijaya, Universitas Islam Malang, Universitas Negeri Malang, serta BKD Provinsi.

Komposisi ini disebut sebagai benteng objektivitas agar proses tidak terkontaminasi kepentingan tertentu. Seleksi juga terbuka bagi ASN yang memenuhi syarat, termasuk dari luar OPD asal. Artinya, peluang tidak hanya dimonopoli pejabat internal.

“Siapa pun ASN yang memenuhi syarat punya kesempatan yang sama,” ujarnya.

Isu sepinya peminat pun dibantah. Di DLH tercatat sekitar enam pendaftar, Disperindag dan Pasar lebih dari empat orang, serta Satpol PP sekitar empat orang.

“Persaingan itu wajar. Yang penting memenuhi syarat dan serius mengikuti proses,” katanya.

Meski jumlahnya tidak melimpah, secara regulasi tetap memenuhi ambang minimal seleksi terbuka.

Setelah seluruh tahapan selesai, hasil seleksi akan diajukan ke BKN untuk mendapatkan persetujuan. Pelantikan oleh Bupati selaku PPK baru bisa dilakukan setelah rekomendasi turun.

“Prosesnya sekitar satu bulan. Kalau semua lancar, pelantikan dimungkinkan setelah Lebaran,” ungkap Budiar.

Publik menaruh harapan besar agar jabatan strategis di Satpol PP, Disperindag dan Pasar, serta DLH diisi figur yang benar-benar kompeten, bukan hasil kompromi politik.

Di akhir pernyataannya, Budiar mengingatkan peserta agar siap secara mental menerima hasil akhir.

“Siapkan mental. Siapa pun yang terpilih harus diterima dengan lapang dada. Kalau tidak terpilih, jangan berlarut-larut. Ini kompetisi terbuka,” pesannya.

Baca Juga :  Penuh Haru, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto Pamit, Lathifah Shohib Siap Lanjutkan Tugas

Transparansi dan integritas bukan lagi jargon. Publik menunggu, apakah proses ini benar-benar steril dari kepentingan, atau sekadar formalitas administratif. Waktu yang akan membuktikan.

Penulis : nes

Berita Terkait

Angin Kencang Pakisaji Picu Pohon Tumbang, BPBD Pastikan Penanganan Cepat
Seleksi Atlet Domino Kabupaten Malang Digelar Ketat, 24 Peserta Rebut Tiket Kejurprov Jatim 2026
Pesan Mahrus Soleh di Halal Bihalal TI Group: Kebersamaan dan Kesejahteraan
Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas
Karanglo Jadi Fokus Pengamanan, Kapolres Malang Siapkan Skema Antisipasi Lonjakan Arus Lebaran
Seleksi Terbuka Tiga OPD Rampung, Bupati Sanusi Siap Pilih Pejabat Definitif
Sanusi Targetkan KONI Kabupaten Malang Tembus Dua Besar Porprov 2027
Pemkab Malang dan Bank Jatim Gelar Pasar Murah, Ribuan Kupon Subsidi Sembako Disiapkan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:23 WIB

Polres Malang Intensifkan Pengamanan Arus Mudik 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Mulai Padati Akses Tol

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Berita Terbaru

Ket foto. Tim gabungan dan BPBD kabupaten Malang saat melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga

Kabupaten Malang

Angin Kencang Pakisaji Picu Pohon Tumbang, BPBD Pastikan Penanganan Cepat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 20:08 WIB

Ket foto. Bupati Malang HM Sanusi

Kabupaten Malang

Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas

Senin, 23 Mar 2026 - 22:08 WIB