Stok Dan Kesehatan Hewan Jelang Idul Adha, Ini Kata Kadis Peternakan Dan Kesehatan Hewan Malang 

- Redaksi

Selasa, 7 Mei 2024 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.id MALANG – Hewan ternak yang akan dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha mendatang, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) kabupaten Malang terus melakukan pengecekan kesehatan terutama penyakit Mulut dan Kuku serta aman dikonsumsi serta ketersediaan hewan ternak.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Eko Wahyu Widodo mengatakan, menjelang Idul Kurban mendatang kuota ternak dan kesehatan hewan aman.

“Sebelum dinyatakan aman dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK), ada 200 hewan ternak terserang PMK, namun sejak bulan April kemaren hewan ternak sudah sembuh semua,” kata Eko di BBIB Singosari, Selasa (7/5/2024).

Untuk kebutuhan hewan ternak menjelang Idul Adha, tersedia 83 ribu ekor sapi dan kambing 293 ribu ekor dan domba 116 ekor diperkiraan cukup untuk kebutuhan kurban nanti.

“Jadi untuk kebutuhan Idul Adha aman, baik sapi, kambing dan domba diperkirakan cukup untuk pelaksanaan kurban nanti, semoga penyakitnya tidak muncul lagi hingga Idul Adha,” beber Eko.

Untuk pemantauan sendiri, pihaknya tetap memakai pola seperti tahun kemaren, disaat lapak penjualan dimulai, langsung pihaknya menurunkan dokter hewan untuk mengecek hewan di lapak tersebut.

“Pemantauan seperti tahun tahun yang lalu, begitu lapak sudah di gelar, langsung kita terjunkan dokter hewan untuk mengecek lapak lapak yang permanen maupun tidak,” jelas Eko.

Dari data yang dimiliki Dinas PKH, ada 12 pos lapak hewan namun tidak semua kecamatan ada yang tujuannya mengecek kesehatan hewan ternak.

“Ada 12 pos lapak hewan yang sudah terdata, memang tidak semua kecamatan ada di beberapa kecamatan ada dua pos lapak, nah di sana itu nanti kita turunkan dokter hewan untuk mengecek kesehatan ternaknya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Di HUT ke-39 RSI Gondanglegi, HM Sanusi Doakan Semoga Semakin Unggul Dalam Memberikan Layanan Kesehatan

 

Penulis : soeseno

Sumber Berita : Redaksi

Berita Terkait

Sekolah Unggulan Disorot, Merger SDN Tak Terhindarkan: DPRD Malang Ungkap Akar Masalah Pendidikan
Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak
Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”
44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang
Seleksi JPT Pratama Pemkab Malang Disinyalir Sekadar Formalitas, Pendaftar Minim hingga Nama “Pemenang” Sudah Beredar
Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor
Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026
Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:43 WIB

Propam Polres Pasuruan Sikat Disiplin Anggota, Lima Personel Terjaring Operasi Gaktiblin

Berita Terbaru

Ket foto. Akses jalan depan Balai desa Purwoasri Kecamatan Singosari yang terendam air

Kabupaten Malang

Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak

Kamis, 12 Feb 2026 - 09:17 WIB