Meter Air Pelanggan Hilang, Perumda Tirta Kanjuruhan Malang Bilang Begini

- Redaksi

Rabu, 5 Juni 2024 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Malang Syamsul Hadi

Ket foto Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Malang Syamsul Hadi

 

PENDOPOSATU.id MALANG – banyaknya keluhan dan pengaduan adanya meter air pelanggan hilang atau rusak segel akibat keusilan masyarakat menjadi tanggung jawab pelanggan itu sendiri, hal tersebut disampaikan Direktur Utama Syamsul Hadi saat ditemui awak media usai upacara Hari Ulang Tahun ke 43 Perumda Tirta Kanjuruhan Malang di kantor pusat Pakisaji, Senin (4/06/2024).

Menurut Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Malang Syamsul Hadi, bahwa kehilangan meter air pelanggan itu diluar layanan pipa dari PDAM, sehingga itu menjadi tanggung jawab dari pelanggan tersebut.

“Kehilangan meter air pelanggan tersebut, Perumda Tirta Kanjuruhan memiliki regulasi atau semacam aturan yang mana sejak masyarakat menjadi pelanggan kami tentang meter air hilang itu sudah ada mekanisme nya sehingga meter air pelanggan hilang merupakan tanggung jawab pelanggan,” tegas Syamsul.

Syamsul menambahkan sampai saat ini sudah ada 120 pelanggan yang melaporkan kehilangan meter airnya, pihaknya telah mengatasi semua dengan memasang meter air baru demi mempercepat layanan degan melakukan perbaikan.

“Sampai hari ini sudah ada 120 an meter pelanggan yang hilang, dan Alhamdulillah kita atasi semua demi mempercepat pelayanan walaupun meter air tersebut merupakan tanggung jawab pelanggan, kami lakukan pergantian meter air nanti ada invoice atau tagihan yang harus yang harus dibayar oleh pelanggan tersebut dengan sistem diangsur maupun dibayar tunai,” imbuh Syamsul.

Kehilangan meter air pelanggan tersebut karena masyarakat yang usil dan pada meter air pelanggan ada logam yang dapat diperjual belikan sehingga memantik maraknya pencurian meter air pelanggan.

“Memang di meter air pelanggan ada logam yang laku terjual, sehingga memantik maraknya pencurian meter air pelanggan di beberapa wilayah,” bebernya.

Baca Juga :  Lantik 57 Pejabat Eselon II Dan III, Ini Pesan Bupati Malang

Selain masalah kehilangan meter air, Perumda Tirta Kanjuruhan Malang dalam mempermudah pelayanan pada pelanggan, pihaknya telah memiliki layanan kerjasama aplikasi yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh para pelanggan.

“Jadi layanan layanan kami ini dapat diakses melalui website resmi kami maupun layanan aplikasi yang lainnya yang tujuannya untuk meningkatkan layanan pada masyarakat terutama pelanggan kami,” ungkap orang nomor satu di perusahaan air minum milik Kabupaten Malang ini.

Selain bekerjasama dengan perbankan, pihaknya juga bekerjasama dengan lintas vertikal maupun horizontal yang didalamnya layanan pengaduan masyarakat.

“Dengan kolaborasi semua lintas sektoral, kami ingin memberikan kemudahan pada pelanggan, tidak hanya masalah pembayaran namun pengaduan tentang layanan kami akan terus ditingkatkan,” tandas Syamsul.

Perumda Tirta Kanjuruhan juga memiliki aplikasi khusus yang didalam aplikasi tersebut ada aplikasi sambungan baru, pengaduan, kehilangan meter air, pemindahan dan pergantian meter air serta jaringan yang lain.

“Dengan adanya aplikasi khusus tersebut, pelanggan nantinya apa yang menjadi keluhannya dan apa yang menjadi persoalan dari pada layanan kami dapat segera diatasi, nama dari aplikasinya My Tirta,” pungkasnya.

 

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : Redaksi

Berita Terkait

Seleksi Terbuka JPTP Pemkab Malang 2026: 25 ASN Daftar, 11 Gugur Administrasi, 14 Lolos ke Tahap Asesmen Jatim
Sekolah Unggulan Disorot, Merger SDN Tak Terhindarkan: DPRD Malang Ungkap Akar Masalah Pendidikan
Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak
Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”
44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang
Seleksi JPT Pratama Pemkab Malang Disinyalir Sekadar Formalitas, Pendaftar Minim hingga Nama “Pemenang” Sudah Beredar
Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor
Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:23 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Pemkab Malang 2026: 25 ASN Daftar, 11 Gugur Administrasi, 14 Lolos ke Tahap Asesmen Jatim

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:46 WIB

Sekolah Unggulan Disorot, Merger SDN Tak Terhindarkan: DPRD Malang Ungkap Akar Masalah Pendidikan

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:17 WIB

Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak

Senin, 9 Februari 2026 - 18:43 WIB

44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang

Senin, 9 Februari 2026 - 15:09 WIB

Seleksi JPT Pratama Pemkab Malang Disinyalir Sekadar Formalitas, Pendaftar Minim hingga Nama “Pemenang” Sudah Beredar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:31 WIB

Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:56 WIB

Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:01 WIB

Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial

Berita Terbaru

Ket foto. Akses jalan depan Balai desa Purwoasri Kecamatan Singosari yang terendam air

Kabupaten Malang

Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak

Kamis, 12 Feb 2026 - 09:17 WIB