Ini Kata Kepala Bappeda Perihal Janji Bupati Malang 10 M Per kecamatan Untuk Infrastruktur Jalan

- Redaksi

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto

Ket foto. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto

PENDOPOSATU.id MALANG – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang saat  sedang mempersiapkan mekanisme tentang program Bupati Malang tahun 2025 mendatang yang akan menganggarkan anggaran 10 miliar per Kecamatan.

Menurut Tomie Herawanto, rencana penganggaran 10 M per Kecamatan dengan menggunakan anggaran APBD 2025 Kabupaten Malang mendatang yang akan digunakan untuk infrastruktur jalan saja dengan syarat jalan yang ada di desa tersebut harus Klas Jalan Kabupaten 1 (K1) milik Kabupaten Malang.

“Rencana alokasi 10 M per kecamatan sesuai dengan rancangan dan ketentuan itu hanya untuk infrastruktur jalan, karena sumber anggaran dari APBD Kabupaten Malang tahun 2025 maka jalan tersebut Jalan K1 (jalan milik Kabupaten Malang) atau minimal jalan penghubung antar desa,” ungkap Tomie pada awak media, Rabu (15/05/2025) petang.

Tomi menambahkan jadi nanti kalau jalan yang ada di desa di luar jalan K1 atau jalan penghubung antar desa maka bantuan tersebut tidak bisa dimungkinkan dipakai, karena jalan tersebut bukan kewenangan Kabupaten Malang.

“Jadi kalau jalan tersebut diluar K1 atau diluar jalan penghubung antar desa tidak dimungkinkan karena itu kewenangan Pemerintahan Desa,” kata Tomie.

Tomie melanjutkan saat ini hampir seluruh desa telah mengajukan untuk pengajuan anggaran 10 miliar per kecamatan, “Tapi sesuai kewenangan dan ketentuan teknis saat ini posisi dilakukan analisa kajian, apa benar telah dilakukan pengajuan 33 kecamatan dari seluruh desa pada posisi jalannya K1 atau jalan penghubung antar desa,” beber Tomie.

Bahkan Tomie menegaskan, walaupun nanti jalan yang diajukan untuk pembangunan tersebut K1 masih dilihat lagi tingkat kemantapan jalan tersebut diatas 75 persen apa belum.

“Jadi nantinya akan menjadi pertimbangan apakah menjadi skala prioritas atau tidak untuk dilakukan peningkatan jalannya, kecuali kemantapannya di bawah 75 persen apalagi di bawah 50 persen,’ jelasnya.

Baca Juga :  Pembayaran Pajak Lewat Bank Jatim, Bapenda Kabupaten Malang Ingin Hindari Pungli 

Saat ini masih dilakukan kajian teknis atas pengajuan desa jalan tersebut masuk K1 atau tidak serta kondisi kemantapan sudah selesai maka muncul ruas jalan yang akan diajukan untuk ditindaklanjuti.

“Dari ruas jalan yang diajukan tadi itu, ruas jalannya betul, kemudian akan dihitung butuh berapa anggaran dengan volume yang diajukan itu, dan baru muncul Rupiah yang akan dimunculkan,jadi berapa rupiah ketemunya,” terang Tomie.

Dari 390 Desa yang mengajukan tersebut ada beberapa desa yang tidak memiliki jalan katagori K1, maka kewenangan teknis ada Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga namun karena jalannya bukan K1 maka itu kewenangan desa untuk merehabilitasi.

“Maka desa yang tidak memiliki jalan K1 tidak boleh membangun jalan tersebut dengan anggaran APBD Kabupaten Malang, bukan tidak bisa tapi tidak boleh, karena ada aturannya. Jadi kalau kita membangun dengan uang APBD harus membangun di asset kita kalau jalan harus K1,” tegas Tomie.

Bisa jadi, lanjut Tomie, di desa dan kecamatan tidak ada jalan K1 dimungkinkan masuk ke jalan lingkungan, jalan usaha tani dan irigasi.

“Jadi kalau 10 miliar nanti tidak ada jalan K1, kalaupun ada kalau kita sudah mantap bisa kita analisa lebih baik, misalkan pagi 10 miliar per kecamatan tetap tapi kecamatan atau desa tersebut memerlukan jalan lingkungan berarti dimungkinkan berarti masuk di Dinas Cipta karya, bisa jadi Jalan usaha tani Dinas Pertanian dan irigasi bisa masuk di Dinas Pengairan, yang penting itu kuncinya itu kewenangan Kabupaten Malang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Malang H.M Sanusi saat halal bi halal dengan kecamatan dan desa menjanjikan anggaran 10 miliar per kecamatan pada anggaran APBD tahun 2025 mendatang.

Baca Juga :  Usai Dikeluhkan Warga, Pemkab Malang Akhirnya Perbaiki Ruas Jalan Sitirejo Wagir

 

Penulis : soeseno

Sumber Berita : Redaksi

Berita Terkait

Digitalisasi Bansos Diperluas, Gus Ipul Pastikan Data Penerima Lebih Akurat
Angin Kencang Pakisaji Picu Pohon Tumbang, BPBD Pastikan Penanganan Cepat
Seleksi Atlet Domino Kabupaten Malang Digelar Ketat, 24 Peserta Rebut Tiket Kejurprov Jatim 2026
Pesan Mahrus Soleh di Halal Bihalal TI Group: Kebersamaan dan Kesejahteraan
Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas
Karanglo Jadi Fokus Pengamanan, Kapolres Malang Siapkan Skema Antisipasi Lonjakan Arus Lebaran
Seleksi Terbuka Tiga OPD Rampung, Bupati Sanusi Siap Pilih Pejabat Definitif
Sanusi Targetkan KONI Kabupaten Malang Tembus Dua Besar Porprov 2027

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:53 WIB

Digitalisasi Bansos Diperluas, Gus Ipul Pastikan Data Penerima Lebih Akurat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:08 WIB

Angin Kencang Pakisaji Picu Pohon Tumbang, BPBD Pastikan Penanganan Cepat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:19 WIB

Seleksi Atlet Domino Kabupaten Malang Digelar Ketat, 24 Peserta Rebut Tiket Kejurprov Jatim 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 22:08 WIB

Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas

Sabtu, 21 Maret 2026 - 03:56 WIB

Karanglo Jadi Fokus Pengamanan, Kapolres Malang Siapkan Skema Antisipasi Lonjakan Arus Lebaran

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:36 WIB

Seleksi Terbuka Tiga OPD Rampung, Bupati Sanusi Siap Pilih Pejabat Definitif

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:07 WIB

Sanusi Targetkan KONI Kabupaten Malang Tembus Dua Besar Porprov 2027

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:27 WIB

Pemkab Malang dan Bank Jatim Gelar Pasar Murah, Ribuan Kupon Subsidi Sembako Disiapkan

Berita Terbaru

Ket foto. Tim gabungan dan BPBD kabupaten Malang saat melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga

Kabupaten Malang

Angin Kencang Pakisaji Picu Pohon Tumbang, BPBD Pastikan Penanganan Cepat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 20:08 WIB