Malang, pendoposatu.id — Intensitas hujan sedang hingga deras yang disertai angin kencang sejak siang hari menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menghambat arus lalu lintas di Jalan Raya Hamid Rusdi Talok, tepatnya di depan Rest Area Lumba-Lumba, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026) sore.
Peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. Pohon jenis Sonokeling dengan diameter kurang lebih 50 sentimeter dan panjang sekitar 15 meter roboh dan menutup sebagian badan jalan, sehingga sempat menyebabkan kemacetan arus kendaraan di jalur utama tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan bahwa penanganan dilakukan dengan cepat setelah laporan masuk ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB).
“Sejak pukul sekitar 12.30 WIB wilayah Turen dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras disertai angin. Kondisi itu diduga kuat menjadi pemicu pohon Sonokeling tumbang dan menghambat arus lalu lintas,” jelas Sadono.

Sadono menjelaskan, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Malang menerima laporan dari warga setempat pada pukul 16.50 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan koordinasi dan menerjunkan tim ke lokasi kejadian.
Pada pukul 17.15 WIB, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Malang bersama Pos Lapangan (Poslap) Tirtoyudo bergerak menuju lokasi untuk melakukan assessment, identifikasi risiko, serta pembersihan material pohon tumbang.
“Tim langsung melakukan pemotongan dan pembersihan menggunakan chainsaw yang sudah kami siapkan. Alhamdulillah, kebutuhan peralatan terpenuhi sehingga penanganan bisa berjalan cepat,” tegasnya.
Proses pemotongan dan pembersihan pohon tumbang dilaksanakan sejak pukul 17.30 WIB hingga sekitar pukul 18.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Malang juga didukung oleh berbagai unsur lintas sektor.
Adapun unsur yang terlibat di antaranya BPBD Kabupaten Malang, Forkopimcam Turen, perangkat desa setempat, PMI Kabupaten Malang, Poslap Tirtoyudo, Agisena Jatim, Marva Telekomunikasi, Buana Solusindo, serta masyarakat sekitar yang turut membantu pengamanan dan kelancaran proses evakuasi.
Sadono memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan hingga laporan terakhir diterima pada pukul 18.20 WIB, kondisi lalu lintas di lokasi sudah kembali normal.
“Arus lalu lintas sudah kembali lancar. Saat ini cuaca masih hujan ringan, namun kami tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur rawan pohon tumbang ketika hujan dan angin kencang,” pungkas Sadono.
BPBD Kabupaten Malang kembali mengingatkan masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan potensi bahaya akibat cuaca ekstrem, guna meminimalisir risiko dan dampak yang lebih besar.
Penulis : nes











