Dinkes Kabupaten Malang Revitalisasi dan Relokasi Puskesmas dan PustuTahun 2026

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. drg. Wiyanto Wijoyo Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang saat diwawancara awak media

Ket foto. drg. Wiyanto Wijoyo Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang saat diwawancara awak media

 

Malang, pendoposatu.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang pada tahun 2026 melakukan rehabilitasi dan relokasi 11 puskesmas dan puskesmas pembantu. Dari jumlah tersebut, 8 puskesmas direhabilitasi, sementara 3 puskesmas direlokasi melalui proses lelang karena dinilai sudah tidak memenuhi standar pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo, mengatakan pembenahan fasilitas kesehatan primer merupakan program rutin tahunan untuk menjaga mutu layanan kepada masyarakat.

“Bangunan puskesmas ini setiap tahun tetap kita benahi terus, baik puskesmas maupun puskesmas pembantu. Semuanya kita anggarkan pembinaannya,” ujar Wiyanto saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, dari 8 puskesmas yang direncanakan dibenahi pada 2026, terdapat 3 puskesmas yang masuk lelang karena dilakukan relokasi tahap II.

“Untuk tahun 2026 yang terencana ada 8 puskesmas, di mana 3 puskesmas itu dilelang. Tiga ini untuk perbaikan sekaligus relokasi puskesmas tahap dua,” jelasnya.

Puskesmas yang masuk program relokasi berada di Kecamatan Bululawang, Poncokusumo, serta satu lokasi lainnya yang telah ditetapkan oleh Dinkes Kabupaten Malang.

Terkait pendanaan, Wiyanto menyebut anggaran revitalisasi dan relokasi puskesmas bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) serta anggaran pemerintah pusat.

“Anggarannya bisa dari DBHCHT, biasanya dari situ, dan juga ada dari pusat,” katanya.

Adapun rehabilitasi difokuskan pada perbaikan bangunan yang mengalami kerusakan, seperti atap bocor, serta penambahan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Yang direvitalisasi biasanya yang bocor-bocor dan yang kurang fasilitasnya,” ungkap Wiyanto.

Selain rehabilitasi, Dinkes Kabupaten Malang juga melakukan relokasi puskesmas yang sudah tidak layak, baik dari sisi lingkungan, luas lahan, maupun akses pelayanan.

“Nanti akan banyak puskesmas yang tidak layak itu dipindah semua. Disediakan tanahnya, dibangun kembali, lalu puskesmasnya pindah,” terangnya.

Baca Juga :  Seleksi Terbuka JPTP Pemkab Malang 2026: 25 ASN Daftar, 11 Gugur Administrasi, 14 Lolos ke Tahap Asesmen Jatim

Beberapa puskesmas yang telah dan akan direlokasi di antaranya Puskesmas Pagelaran, Puskesmas Kepanjen, serta Puskesmas Pembantu Pamotan.

Khusus Puskesmas Bululawang, relokasi dilakukan karena lokasinya berdekatan dengan pasar sehingga tidak memenuhi standar pelayanan.

“Puskesmas Bululawang ini dekat pasar, parkirannya kurang luas, dan ada bau sampah. Itu tidak memenuhi standar,” tegasnya.

Sebagai pengganti, puskesmas akan dipindahkan ke tanah desa yang telah disiapkan dengan lokasi lebih luas dan representatif, meski berada sedikit lebih jauh dari pusat keramaian.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar serta memastikan seluruh puskesmas di Kabupaten Malang memenuhi standar fasilitas kesehatan nasional.

Penulis : nes

Berita Terkait

Pesan Mahrus Soleh di Halal Bihalal TI Group: Kebersamaan dan Kesejahteraan
Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas
Karanglo Jadi Fokus Pengamanan, Kapolres Malang Siapkan Skema Antisipasi Lonjakan Arus Lebaran
Seleksi Terbuka Tiga OPD Rampung, Bupati Sanusi Siap Pilih Pejabat Definitif
Sanusi Targetkan KONI Kabupaten Malang Tembus Dua Besar Porprov 2027
Pemkab Malang dan Bank Jatim Gelar Pasar Murah, Ribuan Kupon Subsidi Sembako Disiapkan
Mini Kompetisi E-katalog v.6 Mulai Diterapkan di Kabupaten Malang, Proyek Konstruksi Masuk Persaingan Ketat
Mini MRF TPA Paras Diresmikan, Kabupaten Malang Mulai Gerakan Perang Melawan Sampah

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 21:17 WIB

H+3 Lebaran, Arus Tol Malang Naik Signifikan, Polisi Perketat Jalur Wisata

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:23 WIB

Polres Malang Intensifkan Pengamanan Arus Mudik 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Mulai Padati Akses Tol

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Berita Terbaru

Ket foto. Bupati Malang HM Sanusi

Kabupaten Malang

Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas

Senin, 23 Mar 2026 - 22:08 WIB