Buka Sosialisasi Pengelolaan DTKS, Bupati Sanusi Serahkan Kendaraan Operasional ke 33 Pendamping PKH

- Redaksi

Selasa, 24 September 2024 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.ID, Kabupaten Malang – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM., menghadiri sekaligus membuka Sosialisasi tentang Optimalisasi Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang Terpilah, Valid dan Berkelanjutan bagi Kepala Desa dan Lurah Se-Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2024, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (24/9/2024).

Sanusi menyampaikan, mengacu pada data Dinas Sosial Kabupaten Malang, masih terdapat 240 ribu orang yang hidup pada garis kemiskinan, di mana 8 ribu di antaranya berada pada kondisi kemiskinan ekstrem.

“Maka dari itu, kondisi ini tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama. Utamanya dalam hal memastikan agar program-program kesejahteraan sosial yang digulirkan Pemerintah, dapat tersalur secara tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan” terangnya

Menurut Abah Sanusi, Pemerintah Kabupaten Malang tidak dapat bergerak sendiri. Oleh sebab itu, dibutuhkan komitmen dari banyak pihak termasuk Kepala Desa dan Lurah dalam pengusulan, verifikasi serta pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial pada wilayah masing-masing.

Pembentukan Tim Pendataan pada Desa dan Kelurahan juga menjadi langkah penting yang harus segera dilaksanakan. Keberadaannya, juga harus melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan dari kelompok rentan seperti lansia, disabilitas dan kelompok pra-sejahtera. Ini bertujuan agar pendataan dapat dilakukan dengan lebih inklusif dan valid.

“Saya berharap agar sosialisasi ini dapat memperkuat komitmen kita semua dalam pengelolaan DTKS yang tervalidasi. Mari bersama-sama kita wujudkan kesejahteraan yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Malang,” jelasnya.

Bupati Malang juga berupaya untuk mengatasi ini semua dengan menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat Kabupaten Malang diantaranya melalui optimalisasi UMKM dan Inovasi di bidang pertanian sehingga ekonomi terus bergulir serta nantinya banyak investor yang datang ke Kabupatem Malang.

Baca Juga :  Budaya Arek Malang Dirusak Oleh Politisi Yang Membagi Sembako dan Lakukan Black Campign

Dalam kesempata itu, Bupati Malang juga menyerahkan kendaraan operasional roda dua secara simbolis kepada 33 pendamping PKH di Kabupaten Malang.

“Kita berharap para pendamping PKH nantinya lebih optimal dalam mendata dan juga terus berkolaborasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupatem Malang,  agar warga yang fakir miskin ini dapat bermutasi menjadi masyarakat yang mandiri” unngkapnya

Penulis : Dudung

Berita Terkait

Sekolah Unggulan Disorot, Merger SDN Tak Terhindarkan: DPRD Malang Ungkap Akar Masalah Pendidikan
Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak
Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”
44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang
Seleksi JPT Pratama Pemkab Malang Disinyalir Sekadar Formalitas, Pendaftar Minim hingga Nama “Pemenang” Sudah Beredar
Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor
Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026
Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:43 WIB

Propam Polres Pasuruan Sikat Disiplin Anggota, Lima Personel Terjaring Operasi Gaktiblin

Berita Terbaru

Ket foto. Akses jalan depan Balai desa Purwoasri Kecamatan Singosari yang terendam air

Kabupaten Malang

Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak

Kamis, 12 Feb 2026 - 09:17 WIB