Marak Aksi Protes UHC, Pj. Sekdakab Malang Salahkan Kadinkes

- Redaksi

Senin, 10 Juni 2024 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pj. Sekda Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah

Foto : Pj. Sekda Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah

PENDOPOSATU.ID, Malang – Pemecatan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Wijanto Wijoyo pada April lalu, memunculkan kecurigaan terhardap buruknya pengelolaan Program Universal Health Coverage (UHC).

Kecurigaan pengelolaan UHC ini disampaikan langsung oleh, sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya. Mereka menuntut KPK segera tangkap dan adili Bupati Malang H.M. Sanusi yang dinilai gagal dalam mengatur keuangan daerah pada Program UHC, Senin, (10/06/2024).

GRIB juga merilis, bahwa pada Agustus 2023 lalu, sempat terjadi penonaktifan pelayanan kesehatan bagi pasien BPJS PBID yang merupakan bagian dari Program UHC.

“Bupati telah melakukan penipuan dengan program UHC yang secara nyata tidak terealisasi. Pemecatan Kandinkes sudah jadi bukti berarti memang tidak beres sejak awal pengelolaannya”, Jelas Ketua GRIB Jaya, Damanhury Jab.

Kekesalan ormas terhadap Bupati Sanusi tersebut, memicu mereka melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati untuk mempertanyakan dugaan kerugian negara.

Tidak sampai disitu, aksi demo tersebut berlangsung panjang. Usai menyambangi Kantor Bupati, Puluhan Masa juga menggruduk kantor DPRD untuk menyampaikan tuntutan serupa, kemudian GRIB jaya juga melanjutkan aksinya ke kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang.

Dalam aksi demo itu, Ormas GRIB Jaya menyampaikan bahwa hutang Pemkab Malang kepada BPJS, mencerminkan kegagalan pengelolaan anggaran daerah, lalu meminta Kejaksaan Negeri Kepanjen segera memanggil dan memeriksa Bupati.

“Kalau memang tidak mampu, jangan mengklaim siap mengcover, seharusnya dipastikan dulu kesangupan keuangannya, jangan hanya mengejar penghargaan UHC tapi tidak mempertimbangkan aspek lainnya, akhirnya hutang juga ke BPJS” Ujar Jab.

Menanggapi permasalahan UHC, Pj. Sekda Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah berdalih bahwa tidak ada penghentian atau pembatalan pelayanan kesehatan bagi pasien BPJS PBID, hanya saja diberhentikan sementara lantaran penyesuaian data di lapangan.

Baca Juga :  Polres Batu Door To Door Dengarkan Curhatan Masyarakat Melalui Jumat Curhat

“Sampai sekarang programnya jalan, memang sempat dihentikan sementara karena perlu ada pembenahan atau penyesuaian data” jelas Nurman

Alih-alih menjelaskan perbaikan data, Pj. Nurman justru menyalahkan Dinas Kesehatan sebagai pihak yang harus bertangung jawab terhadap data pasien BPJS.

“Otomatis leading sektor yang harus bertanggun jawab terkait data, siapa yang ada di dinas kesehatan, Tau sendiri kan mas?, Sehingga Bupati pada waktu itu dengan kekuasaanya menghentikan sementara untuk dibenahi kembali datanya” Ungkap Nurman melalui Sambungan Telpon.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sekolah Unggulan Disorot, Merger SDN Tak Terhindarkan: DPRD Malang Ungkap Akar Masalah Pendidikan
Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak
Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”
44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang
Seleksi JPT Pratama Pemkab Malang Disinyalir Sekadar Formalitas, Pendaftar Minim hingga Nama “Pemenang” Sudah Beredar
Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor
Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026
Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:43 WIB

Propam Polres Pasuruan Sikat Disiplin Anggota, Lima Personel Terjaring Operasi Gaktiblin

Berita Terbaru

Ket foto. Akses jalan depan Balai desa Purwoasri Kecamatan Singosari yang terendam air

Kabupaten Malang

Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak

Kamis, 12 Feb 2026 - 09:17 WIB