TULUNGAGUNG, pendoposatu.id— Ribuan warga memadati halaman GOR Lembu Peteng, Minggu (1 Nopember 2026) pagi, untuk mengikuti kegiatan Senam Akbar Bersih dari Narkoba (BERSINAR) sekaligus Donor Darah, dan sosialisasi Perlindungan Sosial (PERLINSOS) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 821 Kabupaten Tulungagung.
Acara yang diinisiasi Mitra media dan kepemudaan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala TP-PKK Kabupaten Tulungagung, Yuyun Ahmad Baharudin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Endang Tri Hariadi, Kepala BNNK, Wasbeka Abie Yuwono beserta jajaran, kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung, Plt.Camat Tulungagung, serta ratusan peserta dari pelajar dan lapisan masyarakat.
Menghadirkan lima instruktur senam profesional, kegiatan ini digagas sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus kampanye masyarakat sehat dan bersih dari narkoba, dengan menyediakan doorprize alat-alat dapur dan ratusan paket aneka sayur segar.
Kepala BNN Kabupaten Tulungagung, Wasbeka Abie Yuwono, menyampaikan, kegiatan ini diinisiasi oleh teman teman (mitra) dari media di kabupaten Tulungagung.
“Saya berharap dengan kegiatan ini Kabupaten Tulungagung akan terbebas dari bahaya narkoba” katanya, Minggu (2 Nopember 2026) saat dikonfirmasi oleh awak media.
Abie sapaan akrabnya melanjutkan bahwa selain senam akbar, juga dilakukan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) oleh BNNK Tulungagung, yang mana program ini merupakan kebijakan strategis dan gerakan nasional yang digalakkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama instansi pemerintah, penegak hukum, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat (terutama generasi muda) tentang bahaya narkoba dan membangun ketahanan diri untuk menolak segala bentuk narkoba.
“Menindak tegas jaringan dan pelaku peredaran gelap narkotika, guna menyelamatkan generasi muda, melindungi masyarakat, agar tidak terjebak dan rusak masa depannya akibat narkoba, sehingga dapat mewujudkan Indonesia BERSINAR dan menciptakan lingkungan yang bersih narkoba di berbagai lini kehidupan”ujarnya.
Dalam acara tersebut juga dilaksanakan bhakti sosial donor darah oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung, serta sosialisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika Septiwulan, yang bertujuan untuk mengurangi kesalahan data, baik exclusion error (warga yang berhak tetapi tidak mendapat bantuan) maupun inclusion error (warga yang tidak berhak tetapi menerima bantuan).
Sehingga masyarakat dapat mendaftar bantuan sosial (seperti PKH atau BPNT), mengecek status kelayakan, atau mengajukan sanggahan secara mandiri.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala TP-PKK, Yuyun Ahmad Baharudin, hadir langsung di lokasi dan mengajak seluruh masyarakat menjadikan olahraga sebagai kebutuhan dan gaya hidup sehari-hari, bukan sekadar dilakukan saat sakit.
“Jangan menunggu sakit untuk mulai berolahraga, jadikan olahraga sebagai kebutuhan dan gaya hidup, sehingga masyarakat Tulungagung menjadi masyarakat yang sehat, bugar, produktif, dan memiliki semangat hidup yang tinggi,” terang Yuyun saat membuka kegiatan.
Yuyun menegaskan, setetes darah yang disumbangkan memiliki nilai kemanusiaan yang besar dan dapat menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan. Kegiatan ini juga sekaligus mengampanyekan gerakan Tulungagung Bersih Narkoba (BERSINAR).
“Pemberantasan penyalahgunaan narkoba bukan hanya tugas BNN atau aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Pemkab Tulungagung mendukung penuh upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi, sosialisasi, dan penguatan peran keluarga. Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menjadi pelopor gerakan anti narkoba,” tegasnya.(Hanik)












