Warisan Pelopor Kalpataru: Petani Manggis Jaga Amanat Lingkungan Hidup

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.ID, KAB MALANG – Siapa sangka, di balik kebun manggis luas di Desa Pamotan, Kabupaten Malang, tersimpan kisah inspiratif tentang seorang pahlawan lingkungan. Kisah Pak Kusdi, penerima Kalpataru 1982, terungkap dalam Sambang Ramadan Jejak Kearifan yang digelar tim Amartya Bhumi Kepanjian di Dusun Umbu Ubalan, Senin (10/03/2025).

Nama Pak Kusdi mungkin tak dikenal luas, namun bagi warga Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, beliau adalah pahlawan lingkungan. Penerima penghargaan Kalpataru tahun 1982 ini telah menanamkan benih kepedulian lingkungan yang hingga kini masih tumbuh subur, diwariskan melalui kebun manggis luas milik keluarganya. Kini, tongkat estafet pelestarian lingkungan itu dipegang oleh Drs. Hari Subandono (64), Menantu Kusdi.

Di lahan warisan seluas 1,4 hektar, Hari melanjutkan tradisi menanam dan merawat pohon manggis warisan keluarga. Bukan sekadar mencari keuntungan ekonomi, Hari menjaga amanat sang ayah mertua untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Awalnya mempertahankan warisan berupa pohon manggis untuk lingkungan itu berat, banyak yang menyarankan untuk menebang dan menanam komoditas lain yang lebih cepat menghasilkan. Tapi saya berpikir, sayang jika saya menanam, lalu anak saya nanti menebang. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga tanggung jawab moral.” ungkapnya

“Sebenarnya, kalau yang namanya petani itu memang bahagianya setelah panen, kalau kita bertani pohon manggis atau durian atau rambutan kalau cuma satu dua pohon itu kurang karena cuma bisa dinikmati dan kurang maksimal untuk segi ekonomi, tapi kalau seperti yang ada di sini dengan jumlah pohon manggis 40, ya bisa dinikmati hasilnya,” tambahnya.

Hari tak hanya meneruskan warisan pohon manggis, tetapi juga mengembangkannya dengan sentuhan modern. Ia menerapkan sistem tumpangsari untuk meningkatkan efisiensi lahan dan pendapatan. Komitmennya yang kuat untuk menjaga kelestarian lingkungan telah menginspirasi warga sekitar.

Baca Juga :  UM Tegaskan Penguatan Fondasi Sekolah Unggul Kabupaten Malang

“Kita harus pandai bersyukur, hanya perlu merawat dan melestarikan apa yang sudah ada.” pesannya.

Filosofi sederhana namun dalam ini menjadi kunci keberhasilannya dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan.

Heri juga memiliki cita-cita menjadikan lingkungan disekitarnya di konsep menjadi kebun wisata atau kebun edukasi selain menjadi tempat sarana pendidikan juga untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekitarnya.

Kisah Hari Subandono bukan sekadar cerita petani sukses. Ini adalah kisah tentang warisan, tanggung jawab, dan komitmen untuk menjaga lingkungan.

Warisan Kalpataru yang terus hidup dan berkembang, berkat dedikasi sang menantu yang meneruskan jejak sang pelopor lingkungan yang kisahnya menginspirasi lebih banyak orang untuk turut serta menjaga kelestarian alam Indonesia.

Berita Terkait

Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 21:17 WIB

H+3 Lebaran, Arus Tol Malang Naik Signifikan, Polisi Perketat Jalur Wisata

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:23 WIB

Polres Malang Intensifkan Pengamanan Arus Mudik 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Mulai Padati Akses Tol

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Berita Terbaru

Ket foto. Bupati Malang HM Sanusi

Kabupaten Malang

Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas

Senin, 23 Mar 2026 - 22:08 WIB