PENDOPOSATU.ID, MALANG – Pemerintah Kota Malang bersama Yayasan Kartika Nawa Indonesia meresmikan pengiriman perdana Dapur BGN yang berlokasi di Dapur MBG Morse, Kiduldalem, Rabu (20/8/2025). Acara grand launching ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dan Ketua Yayasan Kartika Nawa Indonesia, H. Makhrus Sholeh, S.H.
Program Dapur BGN merupakan implementasi program nasional untuk mendukung pemenuhan gizi seimbang bagi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui. Wali Kota Malang menegaskan bahwa keberadaan dapur sehat seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencegah stunting.
“SPPG (Sentra Pemberian Pangan Gizi) bukan hanya sekadar penyedia makanan sehat, tetapi juga bentuk nyata dukungan terhadap program Presiden dalam mencetak Generasi Emas 2045. Kota Malang terus berupaya memperluas cakupan SPPG agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” ujar Wahyu Hidayat.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kartika Nawa Indonesia, H. Makhrus Sholeh, menyampaikan bahwa pendirian dapur BGN juga membuka lapangan pekerjaan dan memberdayakan UMKM lokal.
“Satu SPPG dapat menyerap sekitar 50 tenaga kerja baru, sekaligus memberi peluang bagi UMKM sekitar untuk menjadi pemasok bahan pangan. Ini bukan hanya tentang gizi, tetapi juga tentang ekonomi kerakyatan,” jelas Makhrus Sholeh.
Pada peluncuran perdana ini, Dapur BGN MBG Morse telah menyiapkan 3.200 paket makanan sehat setiap hari untuk siswa SD, SMP, dan SMA. Ke depan, kapasitas dapur ditargetkan mencapai 4.000 paket per hari, termasuk untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Menu makanan yang disajikan terdiri dari karbohidrat, protein, sayur, buah, serta susu sesuai standar gizi yang ditetapkan.
Wali Kota menambahkan bahwa Pemkot Malang siap memfasilitasi percepatan izin dan kebutuhan teknis lainnya agar jumlah SPPG di kota Malang terus bertambah.
“Saat ini jumlahnya masih jauh dari target, maka kami dorong masyarakat maupun lembaga yang memenuhi persyaratan untuk segera mengajukan pendirian SPPG. Pemkot akan mendampingi penuh,” tegasnya.
Acara grand launching ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan perangkat daerah, TNI-Polri, serta pengusaha lokal yang diharapkan dapat ikut mendukung keberlangsungan program.
Dengan hadirnya Dapur BGN di Kota Malang, diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas gizi peserta didik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya menyiapkan generasi sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis : Yoen
Editor : Gus











