Aspirasi Warga RW 3 Dan RW 7 Lesanpuro, Saat Abah Anton Jabat Walikota Sangat Mudah Dapat Dukungan dari Pemda

- Redaksi

Selasa, 29 Oktober 2024 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Konsolidasi dengan tokoh masyarakat dan sarasehan bersama masyarakat RW 3 dan RW 7 kelurahan Lesanpuro

Foto : Konsolidasi dengan tokoh masyarakat dan sarasehan bersama masyarakat RW 3 dan RW 7 kelurahan Lesanpuro

PENDOPOSATU.ID, Kota Malang – Calon Wakil Walikota Malang nomor urut 3 Dimyati Ayatulloh hadir dan menyampaikan visi, misi dan program-programnya dalam Konsolidasi dengan tokoh masyarakat dan sarasehan bersama masyarakat warga RW 3 dan RW 7 kelurahan Lesanpuro Senin (28/10/2024) malam.

Acara yang gagas oleh Relawan Bolo e ABADI ini, Dimyati Ayatulloh yang hadir di lokasi menyampaikan berbagai program yang diusung oleh pasangan Abah Anton – Dimyati (ABADI) termasuk kondisi perpolitikan di kota Malang menjelang Pilkada Kota Malang saat ini.

“Jadi malam hari ini luar biasa ya. Kita diundang ke wilayah perumahan dimana biasanya perumahan itu biasanya sulit untuk mengadakan pertemuan seperti ini. Tapi ini juga ada campur tangan dengan partai pengusung paslon ABADI dan juga relawan. Jadi kolaborasi antara relawan dengan partai pengusung sehingga akhirnya masyarakat dapat percaya,” ungkap Dimyati.

Ditanya aspirasi apa yang diperoleh dirinya selama berinteraksi dengan warga, Dimyati menyampaikan banyak masyarakat di RW 3 dan RW 7 Lesanpuro yang membandingkan saat Abah Anton menjabat dulu dengan pemerintahan yang berikutnya.

“Warga menyampaikan aspirasinya dimana dulu saat Abah Anton menjadi Wali Kota Malang warga masyarakat sangat mudah memperoleh dukungan dari Pemerintah Daerah, tetapi setelah ditinggal Abah Anton untuk membangun sebguah gedung pertemuan saja sampai harus disampaikan kepada ABADI saat ini,” ungkap Dimyati Ayatulloh.

“Ini adalah sebuah komplek perumahan yang sudah puluhan tahun berdiri, namun untuk gedung pertemuan saja tidak punya. Artinya, ini bisa menggambarkan bahwa masyarakat Kota Malang ini sangat rindu akan kepemimpinan Abah Anton yang dikenal sangat merakyat dan tahu permasalahan masyarakat” pungkasnya

Baca Juga :  Fungsi Islamic Center Tidak Berjalan, Kadis PUPRKP Kota Malang Sebut Nama Abah Anton

Penulis : Ocha

Editor : Dadang D

Berita Terkait

Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polresta Malang Kota Perketat Ramp Check Bus dan Angkutan Umum
Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis
Hari PMI 2025: The Alana Hotel Malang Gelar Donor Darah, Jumlah Peserta Membludak
APBD Kota Malang Susut, DPRD Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada Dana Transfer
DPRD Kota Malang Apresiasi Semangat Warga Kota Lama dalam Gelar Karnaval Budaya
Fokus Pendidikan dan Revitalisasi Pasar Besar, DPRD Kota Malang Bahas Perubahan APBD 2025
Piala Wali Kota Malang 2025: Equestrian Jadi Wajah Baru Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif
PHRI Kota Malang Gelar Turnamen Futsal 2025, Disporapar Kota Malang: Lebih dari Sekadar Olahraga

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB