Aksi Sosial Direspon Negatif, Anggota PP Kota Malang Mengaku Kecewa ke Pemkot Malang

- Redaksi

Sabtu, 20 Juli 2024 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.ID, Kota Malang – Tanpa ada ucapan terima kasih, kegiatan sosial bersih-bersih lingkungan yang dilakukan Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Malang di wilayah Tasikmadu, Lowokwaru Kota Malang mendapat respon negatif oleh Pemerintah Kota Malang.

Hal itu terlihat dan membuat kecewa dari anggota Pemuda Pancasila Kota Malang, beberapa benner bertuliskan pesan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan “Bukan Tempat Pembuangan Sampah” tiba-tiba rusak dan robek.

Dan juga tiba-tiba terpasang plang dari Pemkot Malang yang bertuliskan “Tanah Dalam Penguasaan Pemkot. Dilarang menggunakan, memanfaatkan, mendirikan bangunan tanpa izin.

Melihat hal tersebut, beberapa anggota PP Kota Malang mengaku kecewa, karena kegiatan yang bertujuan untuk mengajak masyarakat hidup sehat dan lingkungan bersih seolah dianggap akan memanfaatkan lahan tersebut

“Pagi terlihat benner masih utuh, begitu ada papan dari Pemkot itu benner kami robek” kata DN salah satu anggota PP Kota Malang kepada media, pada Sabtu (20/7/2024)

Ucapan yang sama dikatakan salah satu anggota PP lainnya, bahwa tujuan kegiatan jalan sehat hijau dan bersih adalah untuk menciptakan lingkungan yang bersih untuk masyarakat sehat.

“Bukan mengambil lahan atau mau memanfaatkan lahan. Boleh pemerintah memasang plank bahwa itu lahan milik pemerintah, tapi juga ada plank dilarang buang sampah” ucap anggota PP yang enggan disebut namanya.

“Masak lahannya saja mau dijaga, tapi lingkungan yang bersih tidak dijaga” geramnya

Menurutnya, apa yang dilakukan Pemuda Pancasila Kota Malang ini murni aksi sosial untuk memberikan contoh kepada masyarakat luas untuk bisa hidup sehat dan bersih.

“Kami buka merampok, tidak mengambil apa-apa. Kita hanya berusaha menjaga lingkungan yang bersih”

Ini yang membuat kekecewaan terhadap pemerintah, harusnya ada ucapan terima kasih, karena Pemuda Pancasila Kota Malang tidak meminta apa-apa. Tapi terkesan akan memanfaatkan lahan dengan memasang plang yang melarang membangun.

Baca Juga :  Jaga Malang dari Isu Panas: Wali Kota Wahyu Minta Warga Tetap Tenang dan Tak Terprovokasi

“Harusnya di pasang plang dilarang membuang sampah, karena lahan ini milik pemerintah” ungkapnya

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dikonfirmasi melalui sembungan telepon belum menjawab.

Penulis : Dudung

Berita Terkait

Jelang Seabad NU, Kota Malang Tunjukkan Toleransi Nyata Antar Umat Beragama
Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polresta Malang Kota Perketat Ramp Check Bus dan Angkutan Umum
Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis
Hari PMI 2025: The Alana Hotel Malang Gelar Donor Darah, Jumlah Peserta Membludak
APBD Kota Malang Susut, DPRD Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada Dana Transfer
DPRD Kota Malang Apresiasi Semangat Warga Kota Lama dalam Gelar Karnaval Budaya
Fokus Pendidikan dan Revitalisasi Pasar Besar, DPRD Kota Malang Bahas Perubahan APBD 2025
Piala Wali Kota Malang 2025: Equestrian Jadi Wajah Baru Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:29 WIB

Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”

Senin, 9 Februari 2026 - 18:43 WIB

44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:31 WIB

Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:56 WIB

Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:01 WIB

Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:42 WIB

Bupati Malang Tegaskan Penguatan Sekolah Unggulan, SMPN 1 Bululawang Dinilai Berprestasi namun Masih Kekurangan Sarana

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:40 WIB

Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:58 WIB

Pelayanan Dispendukcapil Pasuruan Disorot, Urus KTP Anak Warga Bangil Mandek Lebih dari Sebulan

Berita Terbaru