Pemkot Malang Targetkan UCJ 2025, Lindungi 25 Ribu Pekerja Rentan Lewat BPJS Ketenagakerjaan

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.ID, KOTA MALANG – Pemerintah Kota Malang semakin serius memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh warganya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam upaya menuju Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) tahun 2025.

Langkah ini ditandai dengan kehadiran Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Sekretaris Daerah, Erik Setyo Santoso, dalam acara Penganugerahan Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan, yang berlangsung di Ijen Suites Resort & Convention Malang, Selasa (9/9).

Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu menegaskan komitmen Pemkot Malang untuk menghadirkan rasa aman bagi para pekerja, baik formal maupun informal. Pemkot telah menyiapkan anggaran Rp5,3 miliar dari APBD dan DBHCHT untuk memberikan perlindungan kepada 25 ribu pekerja rentan, mulai dari pengemudi ojek online, pelaku UMKM, pekerja seni, hingga relawan kebencanaan.

“Ini langkah nyata untuk memberikan jaminan kepada seluruh pekerja. Kami ingin semua merasa terlindungi, sehingga lebih tenang dalam bekerja,” ujar Wahyu.

Dengan tambahan tersebut, Pemkot Malang optimistis mampu mencapai target 41 persen cakupan kepesertaan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) hingga akhir 2025.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang, Zulkarnain Mahading, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemkot Malang. Menurutnya, saat ini kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Malang baru mencapai 32,3 persen, sehingga kontribusi Pemkot memberi dampak signifikan.

“Dengan tambahan 25 ribu peserta dari kelompok pekerja rentan, progresnya luar biasa. Target kita 41 persen tahun ini, dan bertahap menuju 100 persen pada 2045 sesuai arahan Presiden,” jelas Zulkarnain.

Meski begitu, ia menegaskan masih ada tantangan, terutama pelaku usaha di sektor kafe, restoran, dan guest house yang belum sepenuhnya mendaftarkan pekerjanya.

Baca Juga :  Kesiapan Kota Malang Sebagai Penerima Manfaat LSDP, Kementrian Dalam Negeri Kunjungi TPA Supiturang

“Jaminan sosial ketenagakerjaan adalah hak konstitusional pekerja. Itu kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pemberi kerja. Kami bersama Pemkot akan terus mendorong kesadaran dan pengawasan di lapangan,” tegasnya.

Dengan sinergi antara Pemkot Malang dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan perlindungan ketenagakerjaan semakin inklusif, adil, dan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Yoen

Editor : Gus

Berita Terkait

Jelang Seabad NU, Kota Malang Tunjukkan Toleransi Nyata Antar Umat Beragama
Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polresta Malang Kota Perketat Ramp Check Bus dan Angkutan Umum
Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis
Hari PMI 2025: The Alana Hotel Malang Gelar Donor Darah, Jumlah Peserta Membludak
APBD Kota Malang Susut, DPRD Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada Dana Transfer
DPRD Kota Malang Apresiasi Semangat Warga Kota Lama dalam Gelar Karnaval Budaya
Fokus Pendidikan dan Revitalisasi Pasar Besar, DPRD Kota Malang Bahas Perubahan APBD 2025
Piala Wali Kota Malang 2025: Equestrian Jadi Wajah Baru Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:29 WIB

Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”

Senin, 9 Februari 2026 - 18:43 WIB

44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:31 WIB

Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:56 WIB

Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:01 WIB

Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:42 WIB

Bupati Malang Tegaskan Penguatan Sekolah Unggulan, SMPN 1 Bululawang Dinilai Berprestasi namun Masih Kekurangan Sarana

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:40 WIB

Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:58 WIB

Pelayanan Dispendukcapil Pasuruan Disorot, Urus KTP Anak Warga Bangil Mandek Lebih dari Sebulan

Berita Terbaru