Malang, pendoposatu.id – Konstelasi politik internal DPC PKB Kabupaten Malang mulai mengerucut menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung Minggu, 29 Maret 2026. Dukungan signifikan dari mayoritas struktur Pengurus Anak Cabang (PAC) menempatkan Bendahara DPC PKB, H. Ali Murtadlo SH, M.AP atau akrab disapa Gus Tadlo, sebagai figur paling diperhitungkan dalam perebutan kursi ketua lima tahun ke depan.
Kekuatan dukungan akar rumput menjadi indikator penting dalam kontestasi internal partai. Dari total 33 DPAC di Kabupaten Malang, sebanyak 22 DPAC disebut telah menyatakan kesiapan mendukung Gus Tadlo sebagai calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang.
Konsolidasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa peta politik organisasi berwarna hijau ini cenderung mengarah pada satu figur yang dinilai memiliki rekam jejak struktural yang matang.
Ketua DPAC PKB Bululawang, M. Shodiq, menegaskan bahwa dukungan tersebut lahir dari pertimbangan pengalaman panjang Gus Tadlo dalam membangun organisasi partai dari level bawah hingga tingkat kabupaten.
“Jumlah DPAC PKB di Kabupaten Malang ada 33 kecamatan. Sebanyak 22 DPAC PKB siap mendukung H. Ali Murtadlo,” ujar Shodiq kepada awak media.
Menurutnya, perjalanan politik Gus Tadlo di PKB dimulai dari struktur paling dasar, yakni DPAC Jabung. Proses panjang tersebut dinilai membentuk karakter kepemimpinan yang memahami dinamika kader di tingkat bawah sekaligus mampu merumuskan strategi penguatan partai secara menyeluruh.
“Pengalaman beliau di partai PKB dari nol. Berangkat dari DPAC, sehingga memahami betul kebutuhan dan persoalan yang dihadapi kader di tingkat kecamatan,” tegas Shodiq.
Selain berkiprah di struktur PKB, Gus Tadlo juga dikenal aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Ia pernah menjabat Ketua MWC NU Jabung, Komandan Banser Kabupaten Malang, hingga Wakil Komandan Banser Jawa Timur. Pengalaman tersebut dinilai memperkuat kapasitas kepemimpinan serta jejaring sosial-politik yang luas di kalangan warga Nahdliyin.
Rekam jejak elektoral Gus Tadlo juga dinilai menjadi modal penting. Pada Pemilu Legislatif 2024, ia berhasil meraih 18.500 suara, menjadi perolehan tertinggi di internal PKB Kabupaten Malang. Capaian tersebut sekaligus mengantarkannya kembali duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang untuk periode kedua.
Saat ini, Gus Tadlo menjabat Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang. Dalam kapasitasnya sebagai legislator, ia dikenal vokal dan konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di sektor ekonomi, perdagangan, dan pembangunan daerah.
“Dengan pengalaman organisasi yang panjang, jaringan kuat, serta capaian elektoral yang terbukti, kami optimistis Gus Tadlo memiliki strategi jelas untuk memperbesar basis dukungan PKB di Kabupaten Malang,” kata Shodiq.
Figur Gus Tadlo dinilai mewakili kombinasi kader muda yang progresif namun tetap memiliki kedekatan emosional dengan struktur tradisional partai. Gaya komunikasi yang terbuka dan luwes disebut menjadi nilai tambah dalam memperkuat soliditas internal sekaligus memperluas dukungan masyarakat.
“Selain kader muda yang mumpuni dengan berbagai pengalaman organisasi, gaya komunikasinya supel dan mudah diterima semua kalangan. Ini menjadi kekuatan tersendiri,” imbuh Shodiq.
Dengan dukungan mayoritas DPAC, nama Gus Tadlo kini semakin menguat dalam bursa calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang. Muscab yang akan digelar di Hotel Grand Miami, Kepanjen, diperkirakan menjadi momentum penentu arah kepemimpinan partai dalam menghadapi agenda politik lima tahun ke depan.
Konsolidasi dukungan tersebut sekaligus menegaskan bahwa dinamika internal PKB Kabupaten Malang mulai memasuki fase penentuan figur yang dinilai mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kekuatan elektoral partai di masa mendatang.
Penulis : nes











