Melalui Program BPBL, Moreno Soeprapto : Masyarakat Sangat Terbantu Produktivitas Adanya Akses Listrik

- Redaksi

Minggu, 27 Oktober 2024 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.ID, Kota Malang – Melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) tahun anggaran 2024. Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan bantuan listrik gratis.

Bantuan pemasangan listrik dengan target puluhan ribu tumah tangga di Jawa Timur ini sinergi bersama DPR RI dengan menyasar 26.605 rumah tangga kategori tidak mampu di wilayah Jatim.

Program ini dilakukan guna mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, serta dalam rangka membantu masyarakat memperoleh akses listrik.

Tujuan itu disampaikan langsung oleh

Koordinator Kelaikan Teknik dan Keselamatan Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Wahyudi Joko Santoso menyampaikan dengan memiliki akses listrik sendiri, penerima BPBL di harapkan tidak lagi tergantung dari tetangga untuk penyediaan listriknya

“Dengan program BPBL susut jaringan dari sambungan ilegal melalui penarikan kabel ke tetangga dapat berkurang” kata Wahyudi saat Sosialisasi dan Penyalaan Pertama Program BPBL Provinsi Jawa Timur di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Minggu, (27/10/2024).

“Perlu di ketahui, sambungan listrik yang tidak sesuai dengan kaidah keselamatan ketenagalistrikan. Seperti tidak di pasang oleh badan usaha yang terakrediasi dan tenaga teknik yang tersertifikasi tentu sangat berbahaya,” imbuh Wahyudi.

Ia juga menjelaskan program BPBL akan terus berkelanjutan dengan target ratusan ribu rumah tangga se-Indonesia.

“Program yang di jalankan sejak tahun 2022 ini tetap lanjut hingga tahun 2024. Tahun ini menargetkan 150.000 rumah tangga se-Indonesia,” terangnya.

Adanya program BPBL ini, Pihaknya berharap dapat membawa manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Moreno Soeprapto mengapresiasi program BPBL ini, walaupun belum seluruh masyarakat Malang Raya terjangkau bantuan.

Namun sebagian warga di wilayah tersebut telah mendapatkan manfaat program yang menjadi aspirasinya.

Baca Juga :  Bupati Malang Bakal Daftarkan Kesenian Bantengan ke HAKI

Moreno juga mengatakan bahwa program ini sangat membantu produktivitas karena dengan adanya akses listrik ini dan memudahkan masyarakat dalam bercocok tanam, beraktivitas di luar rumah, dan mendukung anak-anak sekolah.

“Dengan adanya bantuan ini, anak-anak bisa belajar di malam hari dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Kromengan,” ungkap Moreno.

Sementara Staf Ahli Direksi PT PLN (Persero) Bonar Hutapea berharap kolaborasi antara pemerintah dan PLN menjadi langkah awal sinergi untuk melakukan perluasan.

Dan pengembangan kerjasama lainnya yang memungkinkan pemanfaatan potensi bisnis dalam Ekosistem Listrik.

“Kami yakin Program BPBL 2024 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Bonar.

Penerima manfaat BPBL di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Riyawati (35 tahun) mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan kepadanya.

” Terima kasih karena adanya program BPBL saya jadi terbantu, sebelum ada bantuan ya menyalur listrik dirumah kakek. Sewaktu menyalur sering mati lampu,” ungkapnya.

Penerima manfaat lainnya, Jumiayah (41 tahun) yang sehari-hari bekerja sebagai penjual gorengan juga berterimakasih atas bantuan yang di terima. Kini ibu tiga orang anak ini mengaku senang sudah punya listrik sendiri.

“Senang mas, semoga ke depan masyarakat lain juga bisa mendapatkan bantuan ini,” pungkasnya.

Penulis : Dudung

Berita Terkait

Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”
44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang
Seleksi JPT Pratama Pemkab Malang Disinyalir Sekadar Formalitas, Pendaftar Minim hingga Nama “Pemenang” Sudah Beredar
Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor
Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026
Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial
Bupati Malang Tegaskan Penguatan Sekolah Unggulan, SMPN 1 Bululawang Dinilai Berprestasi namun Masih Kekurangan Sarana
Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:29 WIB

Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”

Senin, 9 Februari 2026 - 18:43 WIB

44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:31 WIB

Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:56 WIB

Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:01 WIB

Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:42 WIB

Bupati Malang Tegaskan Penguatan Sekolah Unggulan, SMPN 1 Bululawang Dinilai Berprestasi namun Masih Kekurangan Sarana

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:40 WIB

Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:58 WIB

Pelayanan Dispendukcapil Pasuruan Disorot, Urus KTP Anak Warga Bangil Mandek Lebih dari Sebulan

Berita Terbaru