Bersama OJK, Kabupaten Malang Luncurkan Digitalisasi Ekosistem Sapi Perah  

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ket foto.Bupati.Malang H.M Sanusi saat berjabat yang Kepala OJK Malamh

ket foto.Bupati.Malang H.M Sanusi saat berjabat yang Kepala OJK Malamh

Malang, pendoposatu.id – Kabupaten Malang resmi memulai lompatan besar menuju masa depan industri peternakan dengan meluncurkan Program Digitalisasi Ekosistem Sapi Perah. Momen ini sekaligus menandai peringatan Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2025, yang digelar penuh semangat di Aula Serbaguna Kantor OJK Malang, Selasa (14/10).

Bukan sekadar seremoni, peluncuran ini disebut-sebut sebagai tonggak sejarah bagi modernisasi sektor sapi perah di Indonesia. Dalam acara Kick-Off On-Boarding Fase 1, Bupati Malang H.M. Sanusi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan seluruh pihak yang telah mendorong lahirnya inovasi ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada OJK, khususnya Bapak Hasan Fawzi, serta semua yang telah berkolaborasi mewujudkan inovasi luar biasa ini,” ujar Bupati Sanusi.

Dengan populasi sapi perah mencapai 85.820 ekor hingga Juni 2025, Kabupaten Malang tak hanya menjadi penghasil susu terbesar di Jawa Timur, tetapi juga nasional. Tahun lalu, tercatat 149.910 ton susu berhasil diproduksi dari wilayah ini.

 “Lebih dari 12.000 peternak hidup dari sektor ini. Artinya, ini bukan sekadar ekonomi—ini soal masa depan ribuan keluarga,” tegas Sanusi.

Namun, di balik angka-angka besar itu, tantangan juga tidak sedikit. Dari ketimpangan akses keuangan hingga sistem distribusi yang masih konvensional, semua menjadi perhatian utama dalam peluncuran program digitalisasi ini.

Bupati Sanusi menekankan pentingnya transformasi teknologi, khususnya melalui integrasi antara Financial Technology (Fintech) dan Ekonomi Digital.

 “Kita ingin peternak punya akses pembiayaan, asuransi ternak, dan transaksi digital. Semua transparan, efisien, dan terintegrasi,” ujarnya.

Digitalisasi ini diharapkan mampu menghubungkan peternak dengan koperasi, bank, dan industri pengolahan susu dalam satu ekosistem digital yang cerdas dan responsif.

Baca Juga :  Daya Beli Menukik Tajam, Pasar Karangploso Lesu di Tengah Lonjakan Harga Cabai

Didukung penuh oleh OJKTim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan lembaga internasional seperti ILO, Kabupaten Malang siap menjadi role model nasional dalam digitalisasi sektor sapi perah.

 “Kami ingin transformasi ini berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan peternak, dan lebih luas lagi, memperkuat ketahanan pangan serta ekonomi nasional,” ungkap Sanusi optimis.

 Bupati Sanusi mengajak seluruh pihak untuk tidak ragu dalam berinovasi dan berkolaborasi.

“Mari jadikan peluncuran ini sebagai awal dari sejarah baru. Peternakan tak lagi identik dengan cara lama. Ini era digital, era inklusi, era kita bersama,” tegasnya, disambut tepuk tangan para peserta.

Hadir pada kesempatan yang sama Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap sebagi Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia, Kepala OJK Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Direktur Eksekutif pada Kelompok Spesialis Layanan Digital dan Keamanan Siber OJK, Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya Kemenkeu, Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Kepala OJK Malang dan Kediri, Programme Manager ILO Promise 2 Impact, Kanwil BI, Jajaran Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan, serta Para Narasumber.

Penulis : nes

Berita Terkait

Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:21 WIB

Polsek Pakis Tangani Penemuan Mayat Pria Tergantung di Makam Saptorenggo

Berita Terbaru