Amanat Lingkungan Hidup: Jejak Pelopor Kalpataru di Kebun Manggis Umbu Ubalan

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs. Hari Subandono (64), Menantu Kusdi Penerima Anugerah Kalpataru

Drs. Hari Subandono (64), Menantu Kusdi Penerima Anugerah Kalpataru

PENDOPOSATU.ID, KAB MALANG – Siapa sangka, di balik kebun manggis luas di Desa Pamotan, Kabupaten Malang, tersimpan kisah inspiratif tentang seorang pahlawan lingkungan. Kisah Pak Kusdi, penerima Kalpataru 1982, terungkap dalam Sambang Ramadan Jejak Kearifan yang digelar tim Amartya Bhumi Kepanjian di Dusun Umbu Ubalan, Senin (10/03/2025).

Nama Pak Kusdi mungkin tak dikenal luas, namun bagi warga Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, beliau adalah pahlawan lingkungan. Penerima penghargaan Kalpataru tahun 1982 ini telah menanamkan benih kepedulian lingkungan yang hingga kini masih tumbuh subur, diwariskan melalui kebun manggis luas milik keluarganya. Kini, tongkat estafet pelestarian lingkungan itu dipegang oleh Drs. Hari Subandono (64), Menantu Kusdi.

Di lahan warisan seluas 1,4 hektar, Hari melanjutkan tradisi menanam dan merawat pohon manggis warisan keluarga. Bukan sekadar mencari keuntungan ekonomi, Hari menjaga amanat sang ayah mertua untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Awalnya mempertahankan warisan berupa pohon manggis untuk lingkungan itu berat, banyak yang menyarankan untuk menebang dan menanam komoditas lain yang lebih cepat menghasilkan. Tapi saya berpikir, sayang jika saya menanam, lalu anak saya nanti menebang. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga tanggung jawab moral.” ungkapnya

“Sebenarnya, kalau yang namanya petani itu memang bahagianya setelah panen, kalau kita bertani pohon manggis atau durian atau rambutan kalau cuma satu dua pohon itu kurang karena cuma bisa dinikmati dan kurang maksimal untuk segi ekonomi, tapi kalau seperti yang ada di sini dengan jumlah pohon manggis 40, ya bisa dinikmati hasilnya,” tambahnya.

Hari tak hanya meneruskan warisan pohon manggis, tetapi juga mengembangkannya dengan sentuhan modern. Ia menerapkan sistem tumpangsari untuk meningkatkan efisiensi lahan dan pendapatan. Komitmennya yang kuat untuk menjaga kelestarian lingkungan telah menginspirasi warga sekitar.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian, Dispendukcapil Kabupaten Malang Jemput Bola Rekam KTP-el untuk Lansia, Warga Sakit, dan ODGJ

“Kita harus pandai bersyukur, hanya perlu merawat dan melestarikan apa yang sudah ada.” pesannya.

Penghargaan Kalpataru yang di terima Kusdi

Filosofi sederhana namun dalam ini menjadi kunci keberhasilannya dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan.

Heri juga memiliki cita-cita menjadikan lingkungan disekitarnya di konsep menjadi kebun wisata atau kebun edukasi selain menjadi tempat sarana pendidikan juga untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekitarnya.

Kisah Hari Subandono bukan sekadar cerita petani sukses. Ini adalah kisah tentang warisan, tanggung jawab, dan komitmen untuk menjaga lingkungan.

Warisan Kalpataru yang terus hidup dan berkembang, berkat dedikasi sang menantu yang meneruskan jejak sang pelopor lingkungan yang kisahnya menginspirasi lebih banyak orang untuk turut serta menjaga kelestarian alam Indonesia.

Penulis : Yanti

Editor : Gus

Berita Terkait

Karanglo Jadi Fokus Pengamanan, Kapolres Malang Siapkan Skema Antisipasi Lonjakan Arus Lebaran
Seleksi Terbuka Tiga OPD Rampung, Bupati Sanusi Siap Pilih Pejabat Definitif
Sanusi Targetkan KONI Kabupaten Malang Tembus Dua Besar Porprov 2027
Pemkab Malang dan Bank Jatim Gelar Pasar Murah, Ribuan Kupon Subsidi Sembako Disiapkan
Mini Kompetisi E-katalog v.6 Mulai Diterapkan di Kabupaten Malang, Proyek Konstruksi Masuk Persaingan Ketat
Mini MRF TPA Paras Diresmikan, Kabupaten Malang Mulai Gerakan Perang Melawan Sampah
Siap Ramaikan Soekarno CUP, Banteng Jatim U-17 Seleksi 250 Pemain
Polres Malang Bongkar Arena Sabung Ayam di Pakisaji, Polisi Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk Judi

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:21 WIB

Polsek Pakis Tangani Penemuan Mayat Pria Tergantung di Makam Saptorenggo

Berita Terbaru