Aib Terbongkar! Skandal PT Dayasa Aria Prima, ‘Copet’ Nama Dokter Tanpa Izin

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.ID, PASURUAN – Skandal penyalahgunaan izin praktik dan data pribadi dokter di Gresik terungkap ke publik, membuka kotak pandora tentang lemahnya perlindungan profesi dan data pribadi di tingkat korporasi. Jum’at (27/06/2025).

Kasus ini bermula saat VP, yang berprofesi sebagai dokter, mendapati namanya digunakan secara ilegal sebagai pemeriksa kesehatan di klinik PT Dayasa Aria Prima di Driyorejo, Gresik. Dimana dugaan pelanggaran ini terkonfirmasi langsung melalui balasan email perusahaan pada 22 April 2025 lalu.

Pihak perusahaan sendiri bahkan sudah mengakui kesalahannya dan berjanji akan mengganti nama dr. VP pada Mei 2025. Namun, hingga saat ini, nama dokter tersebut masih terpampang di izin praktik klinik PT Dayasa Aria Prima.

Terkait permasalahan terserbut, kini Kasus ini memasuki babak krusial setelah mediasi non-litigasi digelar di Pasuruan pada Jumat, 13 Juni 2025.

Dalam mediasi tersebut, PT Dayasa Aria Prima mengajukan penawaran kompensasi yang menurut dr. VP jauh dari kata sepadan atas kerugian materil dan non materiil yang dialami akibat penggunaan nama dan ijin praktek secara tidak sah.

“Saya menghargai tawaran kompensasi dari Pihak Perusahaan, Namun nilai tersebut belum sepadan dengan dampak kerugian Profesi dan pribadi yang saya alami. Nilai tersebut belum mencerminkan kerugian materil dan non-materil yang saya alami,” ujar dr VP kepada pendoposatu.id.

Namun begitu, pihaknya tetap berharap, melalui jalur mediasi non Litigasi ini kedua belah pihak bisa mencapai kesepakatan yang seimbang, sehingga nama baik masing masing pihak tetap terjaga.

“Harapan saya tetap mengarah pada penyelesaian damai,” tandasnya menyoroti dampak pada reputasi dan integritas profesinya.

Bagi dr. VP, ini bukan sekadar masalah uang, melainkan pelanggaran serius terhadap profesionalisme dan hak pribadinya.

Baca Juga :  Wahyu Nugroho Beberkan Fakta di Balik Tuduhan Advokat Ilegal Kasus Gempol-9

Sementara Yudhie MH dari Firma Hukum Cakra Yudha Hankam yang ditunjuk menjadi kuasa hukum dr. VP, menegaskan bahwa mereka tetap membuka ruang mediasi dan siap membawa kasus ini ke jalur hukum.

“Kami membuka ruang mediasi seluas mungkin, namun apabila tidak ada kesepakatan, kami siap melanjutkan proses hukum berikutnya sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegasnya.

Dalam keterangannya Yudhie juga menekankan bahwa kasus ini harus menjadi peringatan bagi perusahaan lain.

“Kasus seperti ini dapat menjadi preseden penting terkait Perlindungan Profesi Tenaga Kesehatan dan Tata Kelola Administratif Perusahaan dalam penggunaan data pribadi secara legal,” tutup Yudhie.

Alih-alih menyelesaikan masalah, PT Dayasa Aria Prima lebih memilih bersikap bungkam, sikap diam perusahaan tersebut semakin memanaskan konflik terkait itikat baik perusahaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Dayasa Aria Prima belum memberikan pernyataan resmi kepada awak media, untuk itu upaya konfirmasi akan terus dilakukan. (dul).

Penulis : Abdul

Editor : Gus

Berita Terkait

Pondok Ramadhan MAN 1 Pasuruan 2026 Perkuat Karakter Religius Siswa Lewat Kajian Kitab hingga Khotmil Qur’an
Gus Ipul Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim Gabung Koperasi Desa Merah Putih
Kades Kedungboto Beji Di Ludahi dan Dipukul Warganya Sendiri
Rp4,9 Miliar Digelontorkan, Pemkab Pasuruan Kejar Perbaikan Jalan Rusak
SMPN 2 Bangil Gelar Lomba Dies Natalis 2026, Cetak Generasi Emas 2045 Bermental Juara
Pemkab Pasuruan Anggarkan Rp4 Miliar untuk Rehabilitasi 9 Gedung Kantor di 2026, Dinas Cipta Karya Jadi Pelaksana
Siswi MAN 1 Pasuruan Raih Puteri Berbakat PPPI Jatim 2026, Harumkan Nama Madrasah di Tingkat Provinsi
Tahun 2026, Pemkab Pasuruan Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Bedah 125 Rumah Tidak Layak Huni

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:21 WIB

Polsek Pakis Tangani Penemuan Mayat Pria Tergantung di Makam Saptorenggo

Berita Terbaru