Golkar Singosari Konsolidasi Total, Sudarman Tegaskan Kerja Politik Bukan Lima Tahunan

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Sudarman (kanan) bersama Ketua PK Singosari Abdul Rozaq usai terpilih secara aklamasi

Ket foto. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Sudarman (kanan) bersama Ketua PK Singosari Abdul Rozaq usai terpilih secara aklamasi

 

Malang, pendoposatu.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi politik hingga ke tingkat kecamatan. Dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Singosari yang digelar di Kafe Arjuna pada Rabu (11/2/2026), Abdul Rozaq kembali terpilih sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Singosari secara aklamasi melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Sudarman, yang hadir langsung dalam Muscam tersebut menyebut proses pemilihan berlangsung solid dan penuh kebersamaan.

“Alhamdulillah hari ini kami melaksanakan musyawarah kecamatan di Kecamatan Singosari. Salah satu agendanya adalah memilih Ketua Pimpinan Kecamatan, dan telah disepakati secara aklamasi melalui musyawarah mufakat, Pak Abdul Rozaq kembali menjadi Ketua PK Singosari,” tegas Sudarman.

Sudarman menilai terpilihnya kembali Abdul Rozaq bukan tanpa alasan. Pada Pemilu Legislatif 2024 lalu, Golkar Singosari mencatat kenaikan signifikan hingga 6.000 suara dibandingkan periode sebelumnya.

“Ini hal yang luar biasa. Pak Rozaq kemarin mampu menaikkan suara sampai dengan 6.000 di Pileg 2024. Artinya beliau mampu mengkoordinir dan mengkonsolidasikan kader-kadernya untuk bekerja memenangkan Partai Golkar,” ujarnya.

Meski Golkar belum meraih kemenangan penuh, kenaikan tersebut menjadi fondasi penting untuk pertarungan politik selanjutnya.

“Walaupun belum menang, tapi ada kenaikan. Itu menunjukkan tren positif. Tinggal bagaimana komunikasi dan konsolidasi diperkuat agar hasilnya lebih maksimal,” tambahnya.

Sudarman memaparkan, Kecamatan Singosari memiliki 17 desa dengan jumlah hak pilih sekitar 130 ribu suara. Pada Pemilu 2024, Golkar memperoleh sekitar 15 ribu suara.

“Peluangnya masih sangat terbuka. Dari 130 ribu hak pilih, kita baru mendapatkan sekitar 15 ribu suara. Kalau kita bisa meraih 30 persen saja, itu sudah lompatan besar. Artinya ruang untuk naik masih sangat luas,” tegasnya.

Baca Juga :  Pilpres 2024, Joko Widodo Sebut Presiden Boleh Berkampanye

“Pemilu bukan kerja lima tahunan. Kerja politik itu harus dilakukan terus-menerus selama lima tahun. Harus dikonsolidasi dan dikoordinasikan secara berkelanjutan, sehingga puncaknya di 2029 Golkar bisa menang di Singosari atau minimal kembali meningkatkan suara secara signifikan,” tandas Sudarman.

Selain Singosari, Sudarman juga menyebut sejumlah kecamatan yang selama ini menjadi kantong suara kuat Golkar di Kabupaten Malang, seperti Lawang, Pakis, Gedangan, Pujon, dan Wajak.

“Daerah-daerah itu adalah kantong besar yang harus kita pertahankan dan kita dorong lebih kuat lagi. Sementara kecamatan lain kita bangkitkan melalui Muscam ini dengan pembaruan kepengurusan,” jelasnya.

Hingga saat ini, Muscam telah dilaksanakan di 13 kecamatan dari total 33 kecamatan di Kabupaten Malang. DPD Golkar menargetkan seluruh Muscam rampung sebelum Hari Raya.

“Kita targetkan Muscam selesai sebelum Hari Raya. Setelah itu kita susun agenda kerja yang lebih terstruktur dan terukur,” ujarnya.

Sudarman juga berpesan tegas kepada ketua terpilih agar langsung bergerak memperkuat barisan.

“Tingkatkan konsolidasi dan komunikasi. Satukan kader-kader, bangunkan kader yang masih belum aktif, ajak mereka bekerja dan berkarya untuk masyarakat. Kalau kader bekerja untuk rakyat, kemenangan Partai Golkar akan mengikuti,” tegasnya.

Sementara itu, Abdul Rozaq yang kembali dipercaya memimpin PK Golkar Singosari—setelah sebelumnya menjabat dua periode—menyatakan siap melakukan pembenahan total di tubuh organisasi tingkat kecamatan.

“Semua badan yang ada di Pimpinan Kecamatan Partai Golkar akan kita tata kembali. Kita perkuat struktur dan soliditas agar mampu meraih apa yang diharapkan pimpinan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, yaitu membawa Partai Golkar menuju puncak kejayaannya,” tegas Abdul Rozaq.

Ia juga memasang target ambisius untuk Pemilu 2029 mendatang.

Baca Juga :  M Anton Lolos Vermin, Ketua DPRD Kota Malang Minta KPU Dengarkan Aspirasi Masyarakat

“Target saya menambah dua kursi untuk Kecamatan Singosari pada tahun 2029,” ujarnya mantap.

Dengan basis 17 desa dan potensi 130 ribu pemilih, Singosari dinilai sebagai salah satu kecamatan strategis dalam peta politik Kabupaten Malang. Aklamasi Abdul Rozaq menjadi penegasan bahwa Golkar memilih soliditas dan kesinambungan kepemimpinan untuk menggenjot perolehan suara dan memperkuat posisi partai di Pemilu 2029.

Penulis : nes

Berita Terkait

Gelar Bukber, DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Terus Kawal Isu-isu Krusial
Aspirasi Warga Terwujud: Jalan Menuju Punden Sumberkunci Dipaving “Gerindra Care”
Ketua Umum PDIP Keluarkan Instruksi, Kepada Kepala Daerah Diharap Menunda Perjalanan ke Retret di Magelang
Kompak, Pemuda Lintas Agama Malang Raya Deklarasikan “Tegakkan Netralitas Pilkada 2024 Untuk Pemilu Damai dan Berintegritas” 
Ini Kata Calon Bupati Malang H.M Sanusi Saat Mendapatkan Nomor Urut 1 Pada Pilkada 2024 
M Anton Lolos Vermin, Ketua DPRD Kota Malang Minta KPU Dengarkan Aspirasi Masyarakat
Polling Calon Bupati Malang 2024
Polling Calon Walikota Malang 2024
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:29 WIB

Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”

Senin, 9 Februari 2026 - 18:43 WIB

44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:31 WIB

Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:56 WIB

Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:01 WIB

Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Kasus Dana Hibah KONI Masuk Fase Krusial

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:42 WIB

Bupati Malang Tegaskan Penguatan Sekolah Unggulan, SMPN 1 Bululawang Dinilai Berprestasi namun Masih Kekurangan Sarana

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:40 WIB

Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:58 WIB

Pelayanan Dispendukcapil Pasuruan Disorot, Urus KTP Anak Warga Bangil Mandek Lebih dari Sebulan

Berita Terbaru